Breaking News:

Pilgub Lampung 2018

Ini Dia Sosok di Balik Layar yang Giring Arinal Jadi Jawara Pilgub Lampung

Tak dapat dipungkiri konsultan politik merupakan salah satu yang berperan dalam kesuksesan pasangan calon gubernur nomor urut 3

Penulis: Beni Yulianto | Editor: soni
Tribun Lampung/Beni Yulianto
Hasan Nasbi dan tim memberikan penjelasan sesaat sebelum konferensi pers kemenangan versi hasil survei di Hotel Novotel 27 Juni 2018 lalu. 

Satu saksi diberi batas waktu berada di TPS pada pukul 7.00 wib pagi hari pencoblosan.  Jika tidak saksi satu lagi yang masuk TPS. Saksi kata dia juga berbagi tugas. Jika satu di dalam arena TPS. Satu lagi melaporkan peristiwa di TPS termasuk mencatat saksi lawan.

“Jadi kami tahu dimana saja saksi lawan dan berapa banyak,” yakinnya. Hasan juga menggunakan basis data pleno di TPS sebagai perhitungan cepat, sehingga ia menyebutnya real count bukan quick count.

Tim hukum dan Media

Melihat kesuksesan Arinal - Nunik, bukan saja secara serta merta. Ada tim besar yang bekerja, menggunakan tangan-tangan profesional. Sebut saja tim media dan tim hukum Arinal.

Tim media yang dipimpin orang-orang dari luar Lampung, sangat konsen dalam citra diri pasangan yang mereka usung.

Tim media juga bermain di dunia maya, memproduksi meme kreatif pencalonan. Sayangnya, beberapa tim media ini bekerja secara tertutup sehingga menolak diwawancarai Tribun secara terbuka.

Selain itu tim hukum. Mereka antara lain berasal dari kantor hukum Zia And Partner Law Firm yang berkantor pusat di Jakarta. 

Selama Pilgub, khususnya masa kampanye mereka bekerja mengumpulkan data-data yang berpotensi masuk ke ranah hukum.

Kasus-kasus dugaan  keterlibatan kepala desa dalam kampanye Arinal, sampai indikasi intimidasi dari perangkat pemerintahan terhadap paslon nomor 3, mereka selalu di depan melakukan advokasi.

"Kami inginnya beberapa kasus yang menurut kami sudah melampaui batas, diselesaikan lewat jalur hukum. Tapi Pak Arinal banyak menolak," kata salah seorang tim hukum Arinal belum lama ini kepada Tribun.

Tim hukum juga berperan dalam memberikan masukan kepada Arinal menjawab isu terkini, namun tetap dalam koridor normatif saat kampanye, agar tidak dijadikan alat menyerang lawan politik. Misalnya kasus bagi-bagi sarung. (Beni Yulianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved