Polisi Endus Keberadaan Pelaku Hipnotis di Kawasan Ini di Luar Lampung

Aparat Polsek Telukbetung Selatan terus memburu pelaku penipuan dengan modus hipnotis yang telah menguras harta seorang guru SD

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustaf

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Aparat Polsek Telukbetung Selatan terus memburu pelaku penipuan dengan modus hipnotis yang telah menguras harta seorang guru SD Saaidah di Jalan Hasanudin Telukbetung, Rabu (27/6), sekitar pukul 10.00 WIB.

Baca: Live Streaming dan Siaran Langsung MotoGP Belanda 2018 Malam Ini Pukul 19.00 WIB

Baca: Aroma Tak Sedap Sampah di Areal PKOR Way Halim Ganggu Kenyamanan Pengendara

Kapolsek TBS Kompol Yana mengatakan saat ini masih dalam proses lidik. "Pelaku ini ada empat, tiga di antaranya laki-laki dan satu perempuan," ungkapnya saat ditemui di Polresta Bandar Lampung, Minggu 1 Juli 2018.

Meski dalam tahap lidik, Yana menuturkan jika identitas para pelaku sudah diketahu dari keterangan CCTV. Menurutnya, pelaku ini bukan warga Bandar Lampung.

"Pelaku orang luar Lampung,  dari informasi saat ini pelaku sudah ada di Jawa Timur, dan identitas pelaku sudah diketahui dari keterangan CCTV," tuturnya.

Yana menambahkan, jika keempat pelaku ini mulanya berpura-pura menanyakan, saat itulah korban tak sadarkan diri kemudian menyerahkan emas beberapa gram dan sejumlah uang.

"Maka kami tidak akan diam, kami akan berusaha semaksimal mungkin dan saat ini masih dalam proses pengejaran," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Saadiah guru sekolah dasar menjadi korban penipuan modus hipnotis, seusai memberikan hak suara pilgub Lampung di TPS 1 Jalan Hasanudin Teluk Betung, Gunung Mas, Rabu (27/6), sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut Saadiah harus merelakan tabungan sebesar Rp 60 Juta dan emasnya seberat 114 gram.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved