Polresta Bandar Lampung Kerahkan 500 Personel untuk Pengamanan Pleno Rekapitulasi KPU

Polresta Bandar Lampung Kerahkan 500 Personel untuk Pengamanan Pleno Rekapitulasi KPU

Polresta Bandar Lampung Kerahkan  500 Personel untuk Pengamanan Pleno Rekapitulasi KPU
Murbani Budi Pitono 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 500 personel diturunkan untuk melakukan penjagaan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung saat rapat pleno rekapitulasi, Rabu, 4 Juli 2018.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono mengatakan 500 personel sudah termasuk dari personel bantuan.

"Personel yang diturunkan di lokasi itu sekitar 300-an, tapi dil uar itu masih ada yang siap kontigensi (alternatif tindakan) untuk bantuan-bantuan, kan dari TNI dan Brimob siaga terus, total ada 500 personel," sebutnya, Selasa 3 Juli 2018.

Masih kata dia, pengamanan dilakukan secara optimal dan maksimal untuk antisipasi kerawanan.

"Baik pam lokasi, pam jalur kami amankan, kemudian pengamanan dilakukan secara tertutup dan terbuka, kemudian juga antisipasi kotigensi apabila ada hal-hal yang menghalangi kegiatan tersebut," tegasnya.

Terkait, Pam lokasi dan Pam Jalur dilakukan pengamanan tidak lain untuk melakukan penjagaan surat suara dari hal yang tidak diinginkan.

"Kami melakukan penjagaan selama 24 jam secara bergantian, ya untuk antisipasi penjagaan kotak suara, cuman ada ekskalasinya, kalau gak ada kegiatan agak diturunkan anggota penjagaan, kalau ada kegiatan kita tambah, kalau ada kerawanan kita perkuat jadi selalu dinamis, jadi terus terpantau," sebutnya.

Kapolresta pun mengaku besok akan turun langsung untuk melakukan penjagaan rapat pleno agar jalannya kegiatan lancar.

"Semoga besok lancar, dan saya langsung turun," tegasnya.

Kapolres menambahkan, jika besok  akan dilakukan pengalihan arus di sekitar KPU kota Bandar Lampung.

"Jadi nanti mungkin kami optimalkan depan UIN, jadi kendaraan yang melintas di KPU kota kami alihkan di depan UIN kemudian memutar melintasi dua jalur Perumahan Permata Biru, tapi pada saat kontigensi kalau gak ada massa ya kami normalkan, kasihan masyarakat, dalam keadaan darurat kita lakukan rekayasa," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: taryono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved