Breaking News:

Fenomena Blood Moon 27 Juli 2018, Gerhana Bulan Terlama di Abad 21

Seluruh gerhana dan terjadinya blood moon akan terjadi pada malam hari tanggal 27-28 Juli dan berlangsung selama 1 jam 43 menit.

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
kompas.com
Super Blue Blood Moon 

Ini adalah pukul 16:22 di EDT.

Orang yang tinggal di Australia, Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Selatan akan mengalami kesenangan visual.

Berbicara tentang area di mana gerhana dapat dilihat, Bruce McClure menginformasikan, "Gerhana bulan ini terutama terlihat dari belahan Bumi Timur - Eropa, Afrika, Asia, Australia dan Selandia Baru."

"Amerika Selatan, setidaknya sebagian, dapat menyaksikan tahap akhir dari gerhana hanya setelah matahari terbenam pada tanggal 27 Juli, sedangkan Selandia Baru akan menangkap tahap awal gerhana sebelum matahari terbit pada tanggal 28 Juli."

Baca juga: Beruntung Tinggal di Indonesia, Sebab Harga Transportasi Umum di 10 Negara Ini Sangat Mahal

Apa itu blood moon?

Blood moon adalah saat bulan dalam gerhana penuh.

Di lain waktu, bulan berwarna putih tetapi selama gerhana, berubah menjadi sedikit merah.

Ini karena saat bulan mengorbit di Bumi, Bumi berputar mengelilingi Matahari.

Dalam perjalanan rotasi ini, matahari menerangi permukaan bulan ketika mencapai bulan purnama.

Astronom Bruce McClure mengatakan, "Gerhana parsial mendahului dan mengikuti gerhana bulan total terpanjang di abad ini, setiap kali berlangsung satu jam dan enam menit."

Apakah Anda penasaran dan ingin melihat blood moon paling lama abad ini?  

(Tribun Lampung)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved