Resmi, 8 Fraksi Bulat Dukung Pansus Dugaan Politik Uang Pilgub Lampung

Delapan Fraksi di DPRD Lampung akhirnya sepakat membentuk panitia khusus (Pansus) dugaan politik uang di Pilgub Lampung.

Resmi, 8 Fraksi Bulat Dukung Pansus Dugaan Politik Uang Pilgub Lampung
Interupsi di paripurna politik uang DPRD Lampung 

"Dari rapat pimpinan dan ketua-ketua fraksi tadi, kami semua sepakat menunda pembentukan pansus sampai besok (hari ini) pukul 14.00 WIB. Karena masih ada tiga fraksi belum mengusulkan anggotanya yang akan duduk di pansus," kata Dedi Afrizal.

Dedi mengaku, jika besok ketiga fraksi tersebut tidak mengusulkan nama-nama anggotanya yang duduk menjadi anggota pansus, maka rapat pembentukan pansus tetap dilanjutkan.
"Besok kita dengarkan surat masuk soal usulan nama-nama dari fraksi-fraksi. Kalau tiga fraksi itu tetap tidak ada, kami akan jalan terus, karena pembentukan pansus ini sudah mendapat persetujuan awal dari fraksi-fraksi lain," jelasnya.

Dedi mengakui nantinya keputusan akhir pansus bukan dalam bentuk keputusan atau dalam bentuk peraturan daerah, tetapi hanya sebuah rekomendasi.

"Nanti keputusan akhir pansus bukan dalam bentuk keputusan atau peraturan, tapi sifatnya hanya rekomendasi. Nah rekomendasi ini nanti akan menjadi catatan, ke depannya apakah untuk perbaikan aturan atau penguatan dalam pengawasan," kata Dedy.

Pembentukan pansus ini kata Dedy, bagian dari aspirasi masyarakat yang ditindaklanjuti lembaga DPRD, dan pihaknya ingin mendudukan persoalan.

"Yang jelas kita tidak ingin ke depan terjadi lagi (dugaan politik uang), karena bisa merusak tatanan demokrasi," ungkapnya.

Rapat paripurna sendiri sejak dibuka sekitar pukul 15.00 WIB, sudah berlangsung panas, karena sejumlah anggota DPRD silih berganti melakukan interupsi menyampaikan pendapatnya.

Baca: Sidang TSM Dilanjutkan Senin, Ketua Bawaslu Lupa Tutup Sidang

Ada anggota yang menolak pebentukan pansus seperti Riza Mihardi dari Fraksi Golkar dan Haidir Buyung dari PKB.

Riza Mihardi menilai pembentukan pansus dugaan politik uang dalam pilgub dikhawatirkan sia-sia karena penanganan kasus ini sudah dilakukan Bawaslu Lampung, sehingga dikhawatirkan putusan

Bawaslu Lampung akan berbeda dengan apa yang ada di pansus.

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved