Resmi, 8 Fraksi Bulat Dukung Pansus Dugaan Politik Uang Pilgub Lampung

Delapan Fraksi di DPRD Lampung akhirnya sepakat membentuk panitia khusus (Pansus) dugaan politik uang di Pilgub Lampung.

Resmi, 8 Fraksi Bulat Dukung Pansus Dugaan Politik Uang Pilgub Lampung
Interupsi di paripurna politik uang DPRD Lampung 

"Kami intinya menolak adanya pansus ini, jika tetap diputuskan maka kami tetap menolak," ujar Riza Mihardi.

Baru selesai Riza Mihardi bicara, giliran anggota DPRD lainya rebutan ingin menyampaikan interupsinya.

Kemudian giliran Haidir Ibrahim anggota Fraksi PKB yang mengutarakan pendapatnya.

Haidir menilai pembentukan pansus tidak sesuai dengan apa yang menjadi tugas dari DPRD yakni legislasi, pengawasaan, dan budgeting.

Seusai Haidir Buyung, giliran Dedy Afrizal menanggapinya.

Belum selesai Dedy menyampaikan beberapa kalimat, beberapa anggota kembali berebut ingin berbicara, di antaranya dari anggota Fraksi yang menyetujui pembentukan pansus yakni Yandri Nazir dari Demorkat dan Ningrum Gumay dari PDIP.

Baca: Pleno Pilgub KPU Lampung Digelar Minggu, Begini Kondisi Kotak Suara Terkini

Karena makin banyaknya anggota DPRD yang berebut ingin berbicara, akhirnya Dedy memutuskan menunda sidang selama 10 menit.

Ambil Palu Pimpinan

Saat diskor itulah keributan dan kericuhan terjadi. Sejumlah anggota DPRD kemudian maju ke depan mendekati meja pimpinan DPRD.

Salah satunya Noversiman Subing dari PKB.

Halaman
1234
Penulis: Romi Rinando
Editor: Safruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved