Berita Video Tribun Lampung

VIDEO - Pembentukan Pansus Dugaan Politik Uang Berjalan Mulus

Rencana DPRD Provinsi Lampung untuk membentuk pansus dugaan politik uang dalam pilgub Lampung tahun 2018 akhirnya terlaksana

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Rencana DPRD Provinsi Lampung  untuk membentuk pansus dugaan politik uang dalam pilgub Lampung tahun 2018 akhirnya terlaksana. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Dedy Afrizal, berjalan mulus, tanpa hambatan, Jumat, 6 Juli 2018.

Sejak dibuka oleh Ketua DPRD Dedy Afrizal  sekitar pukul 15.30 WIB, rapat berjalan mulus, tidak satupun anggota DPRD melakukan interupsi dan segarang seperti pada mereka rapat sebelumnya. Setelah Dedy Afrizal membuka rapat dengan membacakan surat masuk dari tiga Fraksi Golkar PKB dan PAN, rapat diskor. Skor dilakukan untuk memberikan kesempatan  ketiga fraksi tersebut melakukan rapat lobby.

Baca: Juprius Cs Siap Kawal Kemenangan Arinal – Nunik

Baca: Klasemen Sementara Liga 1 2018 Pekan 14 - Barito Putera Geser PSM Makassar

Untuk menentukan nama-nama anggota fraksi yang akan duduk di dalam pansus dugaan politik uang dalam   pilgub lampung 27 juni 2018. Setelah hampir setengah jam melakukan rapat lobby ketiga fraksi tersebut  diantaranya  Tony Eka Chandra, Ririn Kuswantari Golkar, Noverisman Subing PKB, Agus Bhakti Nugroho PAN, akhirnya  sepakat mengusulkan nama-nama anggotanya  masuk dalam pansus tersebut.

Ketua Pansus Mingrum Gumay mengatakan pansus  sudah disetujui  semua fraksi –fraksi di DPRD Lampung, dan pansus mulai aktif bekerja  senin, dan pansus ini akan bekerja sampai ada laporan resmi dan tidak dibatasi. 

Dia mengatakan, pansus ini merupakan yang pertama di Indonesia yang berkaitan dengan pidana pemilu dan akan tetap bekerja sesuai dengan norma-normal yang berlaku, dan pansus ini bukan bersifat intervensi terhadap institusi atau lembaga lain, tapi ikut memperkuat lembaga lainnya.

“Kita  harus memperhatikan beberapa hal yang terjadi di lapangan. Apakah selanjutnya akan memanggil pihak-pihak terkait.  Kami belum ke arah situ, tapi nantinya akan berkembang,”  tukasnya . 

Ketua DPRD Provinsi Lampung, Dedi Afrizal, mengatakan,  pansus dibentuk, karena banyak pengaduan dan temuan berdasarkan laporan yang diduga ada tindak pidana politik uang. Baik laporan yang masuk ke Panwas, maupun Bawaslu.

“Tugas kami mendalami. Bagaimana nantinya kinerja pansus  berjalan bersama Bawaslu dan gakumdu. Sebab, kita tidak ingin demokrasi di Lampung tercederai dengan  praktik politik uang. Dan kami akan membuktikan itu,” kata dia. (*)

Sumber: Facebook Tribun Lampung

Videografer: Okta Kusuma Jatha

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved