Breaking News:

Blood Moon 2018, Apa Bedanya Gerhana Bulan Total Kali Ini dengan Super Moon atau Blue Moon?

Seluruh gerhana dan terjadinya blood moon akan terjadi pada malam hari tanggal 27-28 Juli dan berlangsung selama 1 jam 43 menit.

Penulis: Heribertus Sulis | Editor: Heribertus Sulis
Melvinas Prianada
Gerhana Bulan langka pada 8 Oktober 2014 diabadikan dari Tangkerang, Pekanbaru, Riau. Warna merah Bulan lebih pudar, diduga akibat pengaruh kabut asap yang membiaskan cahaya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Fenomena Blood Moon atau bulan darah dapat kita saksikan pada akhir juli nanti, 27 Juli - 28 Juli 2018. Blood Moon adalah fenomena gerhana bulan.

Berbeda dengan gerhana bulan 'biasa', Blood Moon pada 27 Juli nanti tergolong istimewa.

Baca: Jangan Lewatkan Blood Moon 27 Juli 2018, Ini 6 Langkah Memotretnya dengan Pakai Kamera Ponsel!

Apakah lebih istimewa dari kehebohan Super Blue Blood Moon yang terjadi pada 31 Januari 2018 silam?

Super Blue Blood Moon memang tergolong sangat istimewa, tapi Blood Moon pada 27 Juli - 28 Juli nanti tak kalah istimewa.

Baca: Fenomena Blood Moon 27 Juli, Gerhana Bulan Terlama di Abad 21

Bulan Juli ini akan sangat menarik bagi yang gemar dengan astronomi dan pengamat bintang.

Blood moon ini juga merupakan gerhana bulan terlama di abad ke-21!

Apa sih bedanya Super Blue Blood Moon dengan Blood Moon atau Super Moon?

Rabu malam, 31 Januari 2018, kita sudah menyaksikan trifecta surgawi, gabungan tiga fenomena bulan dalam satu waktu yang sama.

Mereka adalah Super Moon yang menandakan bulan berada di posisi sangat dekat dengan bumi, Blue Moon atau bulan biru yang menandakan ini adalah bulan purnama kedua dalam satu bulan, dan Blood Moon yang menandakan bulan memancarkan warna merah darah.

Dikutip dari Kompas.com, ternyata, para ahli astronomi rupanya tidak ingin Anda menggunakan istilah Super Moon, Blood Moon, dan Blue Moon lagi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved