9 dari 14 Polisi yang Terlibat Lakalantas di Jl Antasari Tempati Sel Khusus Propam Polda Lampung

Sembilan dari 14 anggota Direktorat Sabhara Polda Lampung yang terlibat kecelakaan tunggal hingga menyebabkan satu korban meninggal

Penulis: hanif mustafa | Editor: soni
mobil terguling karena lakalantas di Jl Antasari 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sembilan dari 14 anggota Direktorat Sabhara Polda Lampung yang terlibat kecelakaan tunggal hingga menyebabkan satu korban meninggal di Jalan Antasari Kedamaian Minggu 1 Juli 2018 saat ini ditempatkan di sel penempatan khusus (patsus) oleh Propam Polda Lampung.

Kabid Propam Polda Lampung Kombes Hendra Supriatna mengatakan pengamanan ini selama 28 hari kedepan untuk proses pembinaan.

Baca: TGB Zainul Majdi 2 Kali Menikah, Ternyata Istrinya Bukan Orang Sembarangan

Baca: Pemprov Apresiasi Gerakan Membersihkan Sampah Plastik di Seluruh Lampung

"Bukan ditahan tapi diamankan untuk dilakukan pembinaan," tegas Hendra, Senin 9 Juli 2018.

Hendra menuturkan saat ini sedang dalam proses gelar perkara untuk kesembilan anggota Dit Sabhara Polda Lampung

"Pemeriksaan sudah, tinggal pemberkasan, kemudian membuat analisa kasus dan faktanya, kemudian berkas digelar lagi kepada ankumnya, baru ankumnya membuat perangkat sidang," jelasnya.

Terkait ancaman hukuman hendra menuturkan jika nantinya ada keputusan.

"Sementara akan ada disiplin dulu, kecuali ada laporan terhadap matinya seseorang, itu beda lagi, jadi sekarang disiplin," tutupnya.

Pantauan Tribun, pada sore hari kesembilan anggota Dit Sabhara Lampung dibariskan di depan Graha Wiyono Siregar (GWS) Mapolda Lampung. Kesembilan anggota tersebut diberi arahan dan sesekali diperintahkan untuk melakukan push up.

Sebelumnya diberitakan, terjadi kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Antasari, Kedamaian, Minggu pagi, Minggu 1 Juli 2018,

Akibatnya Mobil Mitsubishi Strada Triton bernopol BE 9881 WD terbalik dan membuat satu orang penumpang yakni Bripda M. Tio Fahmi anggota Dit Sabhara Polda Lampung menghembuskan nafas terakhir lantaran mengalami pendarahan ditelinga kanan dan cidera kepala berat.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, ke 14 orang yang selamat dan sedang di periksa oleh Bidpropam Polda Lampung yakni, Bripda MHA, Bripda LPS, Bripda AWA, Bripda Y, Bripda DAU, Bripda WMP, Bripda MIH, Bripda DP, Bripda GYU, Bripda BS, Bripda AR, Bripda R, Bripda AJC, Bripda AB.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved