Breaking News:

LIVE PIALA DUNIA 2018 Perancis Vs Belgia, Tonton Live Streaming GRATIS

LIVE PIALA DUNIA 2018 Perancis Vs Belgia, Tonton Live Streaming GRATIS, Jangan Sampai Lewat

Editor: taryono
Uruguay vs Prancis di perempat final Piala Dunia 2018 

Setelah batas tersebut, kecepatan akses menjadi 64 Kbps.

 

CARA GRATIS TAK RESMI

Dengan penonton yang sangat banyak dan sebagian tak terkomodir melalui tayangan TV berantena, TV berbayar, maupun Live Streaming operator selular, banyak bermunculan situs-situs yang juga menayangkan pertandingan Piala Dunia, namun cara tersebut dikategorikan ilegal.

OLI SCARFF/AFP
Striker Manchester United, Anthony Martial (kanan), melakukan selebrasi bersama rekan setimnya, Romelu Lukaku, seusai mencetak gol ke gawang Everton dalam laga lanjutan Liga Inggris 2017-2018 di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 17 September 2017.
OLI SCARFF/AFP Striker Manchester United, Anthony Martial (kanan), melakukan selebrasi bersama rekan setimnya, Romelu Lukaku, seusai mencetak gol ke gawang Everton dalam laga lanjutan Liga Inggris 2017-2018 di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, pada 17 September 2017. ()

Beberapa situs yang dipantau menayangkan pertandingan Piala Dunia tidak menggunakan prosedur resmi, melainkan me-relay dari stasiun TV luar negeri, dan dapat disaksikan di HP atau tablet atau komputer desktop, antara lain:

1. Situs TV Bersama

Situs ini bisa diakses pada jam-jam pertandingan dengan meng-klik ALAMAT INI. Situs ini sudah beroperasi sejak lama dengan merelay tiga tayangan staisun TV luar negeri, namun entah mengapa sampai sekarang masih bebas beroperasi.

2. Situs SkyTV

Sama dengan situs tvbersama, situs ini juga menayangkan pertandingan Piala Dunia dengan me-relay staisun TV Luar Negeri. Bagi pihak yang ingin mengecek, bisa meng-klik ALAMAT INI

3. Situs TV Piala Dunia

Situs ini juga merelay siaran pertandingan Piala Dunia , termasuk dengan merelay tayangan resmi TransTV. Jika ingin mengecek siaran tayangan Piala Dunia di website ini, bisa meng-klik ALAMAT INI.

FINAL DINI: ULASAN M NIGARA

Terkait pertandingan semifinal antara Perancis vs Belgia, wartawan senior olahraga, M Nigara, menurunkan tulisan berikut ini, seperti dikutip dari Tribunnews.com.

 

PRANCIS juara baru? Itu judul tulisan saya (1/7) di Tribunnews.com selepas mengandaskan Argentina 4-2 di babak 16 besar piala dunia Rusia. Memang terlalu dini, tapi instink saya begitu bulat.

Begutu juga dengan Belgia. Meski RBFA (Royal Belgia Football Association) tidak sebesar Brasil, keyakinan saya Romelu Lukaku dan kawan-kawan bisa mengatasi Neymar cs.

Padahal Belgia bukanlah tim yang difavoritkan. Prestasi tertingginya di piala dunia menempati posisi ke-4 tahun 1986.

Saat itu, di semifinal Belgia kalah 2-0 dari Argentina. Dan saat bertemu Prancis yang juga kalah di semifinal 2-0 dari Jerman Barat, Enzo Scifo dan kawan-kawan dikandaskan trio Prancis: Michel Platini, Jean Tigana, dan Alain Giresse 4-2. Selebihnya Belgia hanya dua kali lolos dari 16 besar dan sekali bisa mencapai quarter final.

Sebaliknya, Prancis selain mampu menjadi juara dunia tahun 1998, tim ayam jantan itu sekali menjadi runner up (2006), dua kali menempati posisi ke-3(1958 dan 1986), juga dua kali mencapai quarter final (1938 dan 2014).

 

Para pemain Perancis merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Peru pada pertandingan Grup C Piala Dunia 2018 di Yekaterinburg, 21 Juni 2018.
Para pemain Perancis merayakan gol Kylian Mbappe ke gawang Peru pada pertandingan Grup C Piala Dunia 2018 di Yekaterinburg, 21 Juni 2018. ()

Tidak hanya itu, Prancis di era Zinedine Zidane mampu mengawinkan gelar piala dunia dan piala eropa (2000). Sebelumnya, Platini (1984) juga mampu merebut piala eropa.

Diajari

Meski sama-sama tidak di favoritkan di laga quarter final, Prancis dan Belgia bukan hanya mampu memetik kemenangan atas Uruguay dan Brasil. Prancis menekuk Uruguay 2-0 serta Belgia menghantam Brasil 2-1.

Kedua tim mampu mempertontonkan permainan indah. Keduanya dengan kepercayaan diri para pemainnya yang sangat tinggi, memperlihatkan kombinasi permainan klasik dan memeragakan speed and power yang luar biasa. Akurasi passing, intercept yang tepat.

Baik.Prancis yang berlaga di stadion Nizhny Novgorod maupun Belgia yang mentas di Kazan Arena, sama-sama tampil seperti dua super tim.

Padahal Uruguay dengan dua bintang di dada bukan tim yang jelek. Apalagi Brasil yang menyandang lima bintang di dada (5 kali juara dunia) justru diprediksi akan mampu merebut bintang untuk ke-6 kali.

Tapi tadi malam seluruh kehebatan mereka rontok. Uruguay dan Brasil seperti diajari bagaimana bermain bola dengan baik dan benar. Mereka diajari kapan harus masuk dan keluar. Kapan harus menekan kapan harus mendelay permainan.

Final dini

Melihat kedua tim, saya yang sejak melihat laga pertama Prancis dan Belgia meyakini keduanya akan mampu mencapai final, harus tertahan karena keduanya bertemu fi semifinal. Ya, saya tak ragu untuk menyebut laga Rabu (11/7) adalah final dini.

Idealnya Prancis dan Belgia bertemu di final. Tapi, karena posisi pembagian grup membuat keduanya sudah harus bertemu di semifinal itu.

Seperti prediksi awalnya di atas, maka Prancis yang akan lolos ke final untuk berhadapan dengan Inggris. Meski tim yang dikapteni Harry Kane itu baru akan bertarung dengan Swedia nanti malam, namun keyakinan saya mengatakan begitu.

Inggris sendiri di semifinal masih harus berhadapan dengan pemenang Rusia vs Kroasia. Tapi, siapa pun pemenangnya (saya melihat Rusialah yang akan mencapai semifinal) prediksi saya akan kandas di tangan Inggris.

Piala dunia kali ini bagi saya tidak banyak kejutan. Betul tim-tim unggulan seperti: Jerman (juara bertahan), Brasil (5 gelar), Argentina (2 gelar), Uruguay (2 gelar) Spanyol (1 gelar), dan Portugal (tanpa gelar) sudah rontok, bagi saya itu bukan kejutan.

Diskusi saya dengan mantan Ketua Umum PSSI, La Nyalla sesaat sebelum laga piala dunia dimulai, sudah meyakini bahwa Prancis, Belgia, Inggris, dan Kroasia akan melaju hingga semifinal. Kalau pun ada perbedaan hanya pada Rusia (versi La Nyalla), Spanyol (versi saya).

Untuk itu, inilah piala dunia terindah khususnya bagi saya.
Bravo sepakbola dunia...
Indonesia juga dong...

*M.Nigara, Wartawan Sepakbola Senior Peliput Dua Piala Dunia 1990, 94


Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved