KPU Lampung Tunda Penetapan Pemenang Pilgub Lampung Pasangan Arinal-Nunik

KPU Lampung tunda penetapan pemenang Pilgub Lampung pasangan Arinal-Nunik. Alasanya, dua pasangan calon gubernur mengajukan gugatan ke MK.

KPU Lampung Tunda Penetapan Pemenang Pilgub Lampung Pasangan Arinal-Nunik
Pasangan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim. 

Rapat pleno rekapitulasi suara pilgub oleh KPU Lampung sendiri berjalan lancar, meski sempat diwarnai aksi demonstrasi pada siang harinya. Rapat berlangsung pukul 09.00 WIB dengan dihadiri seluruh anggota KPU se-Lampung, Bawaslu, saksi pasangan calon, dan lainnya.

Tak Tandatangan

Dalam rapat itu, dua saksi menolak menandatangani berita acara penetapan. Yakni, saksi paslon nomor urut satu dan dua.

Saksi paslon 1, Amaludin, tidak mau menanggapi data hasil pleno, karena mereka tetap menunggu proses sengketa di Bawaslu Lampung.

Tak jauh beda saksi paslon nomor urut dua, Watoni Noerdin. Ia pun enggan berpendapat, namun pihaknya tetap menghormati proses penetapan tersebut.

Sedangkan saksi paslon nomor 3, Tony Eka Candra, mengucapkan syukur karena data dan hasil rekapitulasi suara itu tidak berbeda jauh dari data real count mereka di Novotel sebelumnya.

Sementara Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono mengatakan, tidak ada persolaan jika saksi tidak mau menandatangani berita acara hasil pleno rekapitulasi.

Karena esensinya pleno rekapitulasi adalah menghitung dan menjumlahkan hasil data dari 15 kota/kabupaten di tingkat Provinsi Lampung.

"Tidak pengaruh jikapun saksi tidak tandatangan," ujarnya.

Baca: Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadir di Lampung untuk Launching Peningkatan Kapasiitas Aparatur Desa

KPU Lampung, kata Nanang, belum bisa menetapkan paslon Arinal-Nunik sebagai cagub dan cawagub Lampung terpilih.

Karena penetapan pasangan cagub dan cawagub terpilih menunggu jika ada paslon lain yang menggugat di Mahkamah Agung (MA) selama tiga hari untuk mengajukan registrasi berkas ke MK.

"Jika tidak ada gugatan ke MK tiga hari kemudian kita tetapkan gubernur dan wagub terpilih. Namun syarat mendaftarkan gugatan ke MK jika selisih suara 1 persen," tukasnya.

Sementara itu, pasca rapat pleno rekapitulasi suara pilgub ini, Polresta Bandar Lampung akan meningkatkan pengawasan, khususnya di rumah pemenangan keempat paslon.

"Kami juga laksanakan patroli dan koordinasi dengan maksimal terhadap pihak terkait untuk penguatan pengamanan lingkungan," jelas Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Murbani Budi Pitono. (rri/ben)

Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved