Densus 88 Kembali Ringkus Terduga Teroris di Pesawaran

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror bersama Polda Lampung kembali mengamankan dua orang terduga teroris

Penulis: hanif mustafa | Editor: soni
Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan
Kediaman terduga teroris Pringsewu dipasangi garis polisi 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror bersama Polda Lampung kembali mengamankan dua orang terduga teroris di Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran.

Informasi yang berhasil dihimpun, kedua terduga penganut paham radikalisme ini diamankan pada hari Kamis sore, 12 Juli 2018.

Baca: TGB Sangat Yakin Akan Ada Dukungan yang Sangat Besar Pada Jokowi di Pilpres 2019 Nanti!

Baca: Dani Pedrosa Pensiun, Marc Marquez: Kamu Luar Biasa!

Keduanya diketahui berinisial SM (38) warga Dusun Sidorejo, desa Poncorejo, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran dan WH (40) warga Dusun Candisari, Desa Gunungrejo, Kecamatan Way Ratai, Pesawaran.

Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Lampung Komisaris Besar Amran Ampulembang membenarkan adanya dua orang yang diamankan oleh Densus 88 anti teror.

"Ya memang benar," ungkap Amran singkat, Jumat, 13 Juli 2018.

Terkait penangkapannya dan barang bukti yang diamankan, Amran tidak bisa menuturkan secara rinci.

"Saya gak monitor, tapi keduanya diamankan di kediamannya masing-masing," sebutnya.

Lanjutnya, keduanya diamankan karena diduga masih memiliki keterkaitan dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinam Aman Abdurahman.

"Masih kami klarifikasi dulu, dengan kewenangan 7x24 jam untuk menentukan status mereka," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana sempat mengatakan pihaknya telah menangkap sembilan terduga teroris, dan dua dilepaskan karena tidak kuat bukti.

"Bukan berarti kami lepas begitu saja, tapi masih kami awasai. Kami juga masih tetap mengawasi jaringan JAD di Lampung, kami menghindari paham radikalisme yang menghantam Lampung, karena yang menjadi korban adalah masyarakat," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved