BREAKING NEWS LAMPUNG

Tolak Relokasi, Warga Kampung Pasar Griya Sukarame Pasang Badan

Puluhan warga Kampung Pasar Griya Sukarame pasang badan saat Pemerintah Kota Bandar Lampung berusaha melakukan relokasi,

Tolak Relokasi, Warga Kampung Pasar Griya Sukarame Pasang Badan

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Puluhan warga Kampung Pasar Griya Sukarame pasang badan saat Pemerintah Kota Bandar Lampung berusaha melakukan relokasi, Jumat 13 Juli 2018.

Akibatnya, puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung mundur dibanding terjadi bentrokan oleh warga yang sudah mengamuk.

Pantauan Tribun Lampung, warga berusaha menutup jalan menuju ke pasar dengan cara menghalau menggunakan kayu dan ban bekas, sehingga alat berat berupa ekskavator dan Satpol PP tidak bergerak.

Baca: Perumahan TB Beri Promo Besar-Besaran Khusus Bulan Juli

Baca: Perwira Polisi Tendang Wanita yang Diduga Mencuri, AKBP YM Langsung Dimutasi

Kasat Pol PP Kota Bandar Lampung Mansi, mengaku menunda proses relokasi pasar.

"Kami tunda dulu, karena ini kekuatan kami cuman Pol PP," ungkapnya.

Mansi mengaku membawa pasukan sebanyak tiga pleton dengan kisaran pasukan sekitar 90 orang.

"Tapi kami tetap laksanakan, tapi kami rapatkan dulu agar dibantu pihak TNI dan Polisi," tukasnya.

Terkait akan ada audensi warga dengan Pemkot Bandar Lampung, Mansi membenarkan hal tersebut.

"Ya nanti akan dirapatkan dengan pak asisten satu untuk selanjutnya bagaimana," tutupnya.

Sementara itu puluhan warga terus berteriak menolak upaya relokasi yang dilakukan oleh Pemkot Bandar Lampung.

"Kami berani mati kalau belum ada keputusan Walikota, tolak penggusuran," teriak seorang wanita dari kerumunan warga.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved