Gara-gara Buang Plastik ke Sungai, Warga Panjang Ditangkap Polisi

Saat didatangi, kata Sofingi, tersangka berusaha lari dan membuang sebuah plastik ke sungai.

Gara-gara Buang Plastik ke Sungai, Warga Panjang Ditangkap Polisi
Istimewa
Tofik Hidayat harus mendekam di penjara karena kedapatan membawa sabu. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gara-gara membuang plastik ke sungai, seorang pria terpaksa ditangkap polisi.

Kejadian ini menimpa Tofik Hidayat (33), warga Gang Rajawali Jalan Teluk Ambon, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

Namun, yang dibuang Tofik bukan plastik biasa, melainkan plastik berisi sabu. Akibatnya, Tofik harus mendekam di sel Mapolsek Panjang, Jumat, 13 Juli 2018.

Baca: Oknum Anggota DPRD Way Kanan Mengaku Pakai Sabu sebagai Suplemen

Kapolsek Panjang Komisaris Polisi Sofingi menuturkan, penangkapan bermula saat Tofik membeli sabu dari seseorang di Jalan Teluk Ambon.

"Jadi tersangka ini ternyata baru membeli sabu. Awalnya tim sedang hunting. Tapi, ada gerak-gerik tersangka yang mencurigakan," ungkap Sofingi, Selasa, 17 Juli 2018.

Baca: Jadi Tersangka Narkoba, Oknum Anggota DPRD Way Kanan Gagal Ikut Pileg Lagi

Saat didatangi, kata Sofingi, tersangka berusaha lari dan membuang sebuah plastik ke sungai. "Saat dicari, ditemukan satu kantong paket kecil sabu," ucapnya.

Tersangka pun langsung diamankan untuk dilakukan pengembangan. "Kalau dari keterangan tersangka, ia mendapatkan barang haram tersebut dari DA, warga sekitar. Saat ini kami kejar DA ini," tutupnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved