Polisi Sebut Avanza yang Tabrak Yamaha Jupiter di Kedaton Diduga Berisi Komplotan Jambret

Mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor Polisi BE 2389 CX yang telah menabrak motor Yamaha Jupiter BE 4148 AX di Kelurahan Penengahan Raya

Polisi Sebut Avanza yang Tabrak Yamaha Jupiter di Kedaton Diduga Berisi Komplotan Jambret
Today Online
ilustrasi pria diborgol. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor Polisi BE 2389 CX yang telah menabrak motor Yamaha Jupiter BE 4148 AX di Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, Selasa Siang 24 Juli 2018 diduga merupakan komplotan jambret.

Ini dijelaskan  Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto seusai penyelidikan.  "Ya awalnya tabrak lari, tapi setelah diselidiki dari satu pelaku yang berhasil diamankan mereka ini kawanan penjambret," ungkap Ruli, Rabu 25 Juli 2018.

Baca: Spesialis Jambret Jalan Lintas Didor Polisi

Baca: Avanza Tabrak Pedagang Es Keliling Lalu Kabur, Satu Tersangka Tertangkap

Baca: Banting Setir Dari Profesi Pedagang Sapi, Sarno Kini Berurusan dengan Polda Lampung

Dia menambahkan, pelaku yang tertangkap adalah Helsa Aditya (24) warga Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan. Helsa beraksi bersama tiga rekannya yang saat ini berstatus buronan.

"Rupanya dari pemeriksaan, kelompok kejahatan ini menggunakan modus baru dalam melakukan aksinya di Lampung, yakni berpura-pura menjadi penumpang, lalu kabur menggunakan mobil, dan kasus ini banyak di Jakarta, sedangkan di Lampung baru kali ini, dan memang mereka ini kerap beraksi di Jakarta," tukasnya.

Adapun korban penjambretan adalah Dita yang merupakan anggota Bhayangkari Polda Lampung yang  sedang menjemput anaknya di sekolah Al Kausar di Jl. Soekarno Hatta, Bypass dengan menggunakan bus trans lampung.

"Saat naik bus jurusan Rajabasa - Panjang, ternyata korban ini diintai, lalu tiga pelaku yang didalam mobil minibus Toyota Avanza BE 2389 CX warna Abu-abu keluar dan ikut naik ke dalam bus," ucapnya.

Saat itu, kata dia, korban langsung dipepet oleh satu pelaku dan dua pelaku mengalihkan perhatian.

"Begitu beberapa penumpang tidak fokus karena dialihakan perhatiannya satu pelaku menarik tas korban, yang didalamnya adaHP dan sejumlah uang tunai, sempat tarik menarik, tapi akhirnya korban melepaskan tasnya," sebutnya.

Kata Ruli, pelaku pun langsung lari dan menuju ke mobil untuk melarikan diri menuju ke jalan protokol di Bandar Lampung. 

"Tim Jatanras pun melakukan pengejaran dan bertemu mobil para pelaku di Jl. Kartini, Tanjung Karang Pusat. Anggota kemudian berupaya mengejar hingga melintasi Bambu Kuning. Sempat dipepet tapi kawanan terus melaju dan menabrak kendaraan anggota, terpaksa anggota memberi tembakan ke roda depan pelaku tepat didepan toko aneka buah, namun tetap melaju sehingga terpaksa melepas tembakan ke badan mobil dengan tujuan sopir menghentikan kendaraan," tuturnya.

Hingga sampai Gang Pisang, Jalan Sam Ratulangi, beber Ruli, kawanan tersebut menabrak pengendara sepeda motor dan langsung kabur. Pengendara tersebut diketahui bernama Joni Efendi yang sedang berdagang es keliling.

"Karena kejadian itu, warga turut mengejar hingga akhirnya mobil pelaku berhenti di depan pangkalan pasir pulung, dan satu pelaku tertangkap, sedang ketiga pelaku kabur ke semak-semak," tutupnya.

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved