Tiga Bus Khusus PNS Mulai Operasional, Jangkau Dua Kota

Dua unit bus khusus PNS masing-masing mampu menampung 50 orang. Sementara, satu unit bus lainnya dapat memuat 30 orang.

Tiga Bus Khusus PNS Mulai Operasional, Jangkau Dua Kota
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Ilustrasi - PNS mengikuti apel di Lapangan Irti, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2012). 
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) telah mengoperasikan tiga unit bus khusus PNS.
Bus tersebut menjadi sarana transportasi bagi PNS Pemkab Lamteng yang tinggal di Bandar Lampung dan Metro.
Dua unit bus khusus PNS masing-masing mampu menampung 50 orang.
Sementara, satu unit bus lainnya dapat memuat 30 orang.
Kehadiran bus khusus PNS tersebut, menurut Wakil Bupati (Wabup) Lamteng, Loekman Djoyosoemarto, bertujuan untuk meningkatkan disiplin PNS, agar lebih baik.
"Sudah dioperasionalkan dua bus. Satu untuk rute Bandar Lampung-Gunung Sugih, dan satu unit lainnya Metro-Gunung Sugih. Sementara untuk jadwal balik kantor, pukul 15.30 WIB. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk terlambat ngantor," terang Loekman Djoyosoemarto, Kamis (26/7/2018).
Jadwal keberangkatan bus dari Bandar Lampung pada pukul 06.00 WIB.
Sementara dari Metro, bus berangkat pukul 06.30 WIB.
"Bus Bandar Lampung berangkat dari anjungan Lampung Tengah di PKOR Way Halim setiap jam kerja. Di Metro, berangkat dari Lapangan 22 Hadimulyo," kata Loekman Djoyosoemarto.
Loekman mengatakan, pihaknya sangat memperhatikan kedisiplinan pegawai.
Ia menegaskan tak akan ragu mempertimbangkan posisi seseorang, jika tak memperlihatkan kinerja yang baik, termasuk kehadiran.
Seorang PNS Pemkab Lamteng yang berdomisili di Metro, Devi mengaku, keberadaan bus khusus PNS sangat memudahkan kinerja para PNS bekerja setiap harinya.
Selain itu, bus juga menekan biaya pengeluaran untuk transportasi.
"Ya, kami sangat terbantu dengan adanya bus (karyawan). Sudah sangat membantu, kami juga tidak khawatir akan terlambat, terjebak kemacetan," ujar Devi saat dikonfirmasi.
Daftar Hadir Elektronik
Terkait presensi PNS, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamteng, Adi Erlansyah menyatakan, pihaknya akan menerapkan sistem fingerprint atau elektronik.
Hal itu guna meningkatkan pengawasan kehadiran pegawai di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
"Nanti, sistem presensi seluruh pegawai di Pemkab Lamteng dilakukan secara elektronik. Jadi, kami tidak perlu lagi melihat presensi satu per satu. Sistem presensi akan terkoneksi langsung ke sekretariat," ujar Adi Erlansyah.
Setiap presensi, lanjut Adi Erlansyah, akan diberikan langsung kepada pemerintah pusat.
Selain itu, presensi akan menjadi penilaian utama kinerja dan kenaikan pangkat seorang pegawai. (syamsir alam)
Penulis: syamsiralam
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved