Baru Buka 4 Hari, Terjadi Ledakan di Hardi's Coffee House

Akibatnya, di dapur berukuran 3x4 meter persegi itu tersebut sempat muncul kobaran api. Namun, hanya sebentar.

Baru Buka 4 Hari, Terjadi Ledakan di Hardi's Coffee House
Istimewa
Dapur Hardi's Coffee House mengalami kerusakan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Baru empat hari beroperasi, sebuah kafe di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gotong Royong, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, mengalami kerusakan.

Adanya kebocoran pada selang gas memicu terjadinya ledakan di dapur Hardi's Coffee House tersebut.

Rendi, saksi mata yang kebetulan melintas di depan kafe, menuturkan, kejadian berlangsung Sabtu, 28 Juli 2018 sekitar pukul 21.30 WIB.

"Kebetulan pas lewat, ada ledakan. Saya berhenti. Ternyata dapur kafe meledak," ungkap Rendi, Minggu, 28 Juli 2018.

Baca: BREAKING NEWS: Satu Keluarga Terbakar Akibat Ledakan Tabung Gas

Akibatnya, di dapur berukuran 3x4 meter persegi itu tersebut sempat muncul kobaran api. Namun, hanya sebentar.

Dapur Hardi's Coffee House mengalami kerusakan.
Dapur Hardi's Coffee House mengalami kerusakan. (Istimewa)

"Langsung padam. Gak ada korban jiwa. Cuma luka bakar di tangan," imbuhnya.

Pegawai kafe yang enggan disebut namanya membantah terjadinya kebakaran di tempatnya bekerja.

"Enggak, enggak kebakar. Cuma gas yang bocor di dalam ruangan itu. Ya tahu sendiri, mbeleduk. Kalau meledak gasnya, pastinya hancur. Kan tabung 12 kilo," katanya sembari membersihkan pecahan kaca.

Ia menuturkan, kafe ini baru empat hari beroperasi. Saat kejadian, memang ada beberapa pengunjung.

Baca: VIDEO Dar! Restoran Hancur Lebur Gara-gara Tabung Gas Meledak

"Customer gak ada yang kenapa-kenapa. Ya cuma hancur seperti ini dapurnya. Jadi gak sampai ke pengunjung," tutupnya.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung M Rizki menuturkan, ledakan terjadi karena adanya kebocoran selang gas.

"Kalau korban jiwa tidak ada. Hanya luka bakar ringan dua orang. Untuk kerugian, kurang lebih Rp 8 juta," ungkap Rizki. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved