Gelar Seminar Nasional, Prodia Kupas Penyakit Autoimun

Prodia mengangkat tema seputar penyakit yang memang perlu mendapat perhatian masyarakat agar dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Gelar Seminar Nasional, Prodia Kupas Penyakit Autoimun
Medical Herald
Ilustrasi penyakit lupus 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Prodia mengadakan Seminar Nasional Kesehatan Wanita dengan tema Keep Strong Stay Healthy di Mal Boemi Kedaton, Sabtu (28/7). Seminar dihadiri 200-an peserta yang didominasi wanita.

Marketing Communications Manager Prodia, Reskia Dwi Lestari, mengatakan, seminar tersebut merupakan seminar nasional yang diadakan di 22 provinsi di Indonesia. Lampung menjadi provinsi ke 17.

Seminar nasional merupakan event tahunan yang diselenggarakan Prodia sebagai wadah edukasi kepada masyarakat. Dalam seminar nasional ini, Prodia mengangkat tema seputar penyakit yang memang perlu mendapat perhatian masyarakat agar dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini.

Reskia menerangkan, seminar nasional kali ini membahas mengenai autoimun yang merupakan penyakit yang diakibatkan adanya gangguan sistem kekebalan tubuh (imun). Penyakit ini belum diketahui penyebab pastinya, sehingga sangat penting bagi masyarakat untuk mendapat informasi terkait penyakit autoimun tersebut.

Baca: Gejala Lupus yang Wajib Diketahui

Penyakit autoimun yang sering ditemukan adalah systemic lupus erythematosus (SLE) yang sering disebut penyakit lupus dan rheumatoid arthritis atau yang biasa dikenal dengan rematik.

Padahal, ada lebih dari 80 tipe penyakit autoimun. Salah satunya adalah penyakit lupus yang memiliki angka kejadian mencapai 0,5% dari total penduduk.

Diketahui pula bahwa prevalensi penyakit autoimun pada wanita lebih tinggi jumlahnya dibandingkan pria. Kurangnya edukasi akan penyakit autoimun membuat masyarakat tidak menaruh perhatian pada penyakit autoimun.

Hadir sebagai pembicara utama dr Yusuf Aulia Rahman SpPD yang memaparkan seputar patofisiologi, jenis-jenis autoimun, faktor risiko, diagnosis, pencegahan dan pengelolaan (termasuk nutrisi).

Menurut dr Yusuf, sebuah penelitian membuktikan bahwa ternyata defisiensi vitamin D menjadi salah satu faktor risiko seseorang terkena penyakit ini dan masyarakat belum banyak yang tahu tentang ini.

Baca: Dukung Penurunan Angka Diabetes, Prodia-Persadia Luncurkan Persadia Card

Tidak hanya autoimun dalam seminar ini dipaparkan pula informasi terkait kanker serviks. Kanker menjadi salah satu penyakit yang mematikan dengan angka kejadian yang tinggi.

Indonesia menjadi negara tertinggi ke-2 dalam kasus penderita kanker serviks. Setiap tahunnya tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia.

Hadir sebagai pembicara dr Ratna Dewi Puspita Sari SpOG yang memaparkan seputar patofisiologi kanker serviks, faktor risiko, pencegahan dan diagnosis dari kanker serviks.

Ratna mengatakan bahwa banyaknya angka kejadian kanker serviks membuat para wanita sangat perlu berhati-hati dengan menjaga pola hidup sehat.(*)

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved