6 Ribu Siswa SMP Negeri Terpaksa Masih Gunakan Seragam SD

orangtua murid salah satu SMPN, mengeluhkan anaknya terpaksa memakai seragam SD.

TRIBUN LAMPUNG/okta kusuma jatha
Ilustrasi siswa SD. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 6.453 siswa-siswi baru SMP negeri jalur bina lingkungan di Bandar Lampung belum mendapat seragam sekolah. Mereka hingga kini terpaksa bersekolah memakai seragam SD.

Kepala Seksi Perlengkapan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung Dedi Rahman mengungkapkan, seragam siswa-siswi SMPN jalur biling sampai saat ini masih dalam proses pembuatan.

"Sampai saat ini, seragam masih dalam proses. Kami berharap siswa-siswi biling menunggu seragam tersebut," ujar Dedi, Minggu (29/7).

Menurut Dedi, pembuatan seragam siswa-siswi baru SMPN jalur biling akan selesai pada November mendatang.

"November mendatang seragam siswa-siswi biling akan kami bagikan. Jadi kami berharap agar bersabar menunggu," katanya.

Karena belum mendapat seragam, disdikbud mempersilakan siswa-siswi baru SMPN jalur biling bersekolah dengan memakai seragam SD terlebih dahulu.

"Item yang akan dibagikan antara lain seragam putih biru, seragam pramuka, sepatu, dan alat tulis," jelas Dedi. "Tapi nanti akan dicek ulang dulu sebelum dibagikan," imbuhnya.

Elka Mabela, orangtua murid salah satu SMPN, mengeluhkan anaknya terpaksa memakai seragam SD. Ia menuturkan, anaknya belum mendapat seragam SMP dari sekolahnya.

"Sekolah SMP tapi masih pakai seragam SD. Terpaksa," ujarnya, Minggu.
Namun, lantaran anaknya lama-lama merasa malu, Elka terpaksa membeli sendiri seragam SMP.

"Anak saya lama-lama malu juga masih pakai seragam SD. Akhirnya terpaksa beli," katanya.

Halaman
12
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved