Sejarah Operasi Caesar, Benarkah Terinspirasi Kisah Julius Caesar?

Ratu Victoria dari Inggris juga melakukan bedah caesar untuk bersalin pada 1853.

Sejarah Operasi Caesar, Benarkah Terinspirasi Kisah Julius Caesar?
steadyhealth.com
Ilustrasi operasi caesar 

Bukti yang menguatkan hal tersebut hanya mitos adalah kisah Aurelia, ibu Julius. Dia diyakini masih hidup ketika penguasa besar itu beranjak dewasa. Ini menegaskan kisah Julius Caesar di atas hanya mitos.

Pasalnya, pada masa sebelum Caesar berkuasa (sekitar tahun 700 sebelum masehi), prosedur ini telah dikenal.

Tapi, pada masa itu, membedah rahim seeorang ibu hamil baru boleh dilakukan jika perempuan tersebut meninggal selama persalinan.

Artinya, mitos tersebut terbantahkan karena Aurelia masih hidup hingga anaknya dewasa.

Peraturan ini awalnya ditaati untuk mematuhi ritual Romawi dan kebiasaan agama, yang melarang penguburan perempuan hamil. Namun, seiring berjalannya waktu, proses ini lebih merujuk untuk menyelamatkan kehidupan anak dalam kandungan.

Catatan Sejarah

Referensi serupa juga didapatkan dalam catatan pengiriman mayat yang dilakukan oleh Sage Sustra, seorang praktisi obat Hindu tahun 600 SM.

Sayangnya, tidak jelas seberapa sering prosedur bedah caesar ini dilakukan.

Baca: Wah Sekarang Kalau Istri Melahirkan atau Operasi Caesar, PNS Punya Hak Buat Ambil Cuti Lho!

Beberapa ahli mengklaim bahwa operasi caesar yang paling awal didokumentasikan terjadi pada tahun 5 SM atas kelahiran orator Gorgias. Lagi-lagi, bukti historisnya masih sumir.

Pada 1316, Robert II dari Skotlandia dilahirkan dengan bedah caesar. Tapi, ibunya Marjorie Bruce kemudian meninggal setelah melakukan prosedur ini.

Halaman
1234
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved