Cuaca Ekstrem, Nelayan Gudang Lelang Ogah Melaut

Menurut dia, cuaca ekstrem ini sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. Buang dan nelayan lainnya tak tahu kapan bisa kembali melaut.

Penulis: Romi Rinando | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Romi Rinando
Nelayan Gudang Lelang memilih tidak melaut karena cuaca ekstrem. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Romi Rinando

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Puluhan nelayan di pesisir Kampung Gudang Lelang, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung terpaksa tidak melaut. Hal ini disebabkan cuaca di perairan Teluk Lampung tidak bersahabat. 

“Kalau ombak besar gini susah cari ikan. Boro-boro mau balik modal, untuk dapat bekal sendiri aja susah,” kata Buang, nelayan yang ditemui di Gudang Lelang, Jumat, 3 Agustus 2018.

Menurut dia, cuaca ekstrem ini sudah berlangsung sejak satu bulan lalu. Buang dan nelayan lainnya tak tahu kapan bisa kembali melaut.

Baca: Peringatan Dini BMKG: Waspadai Gelombang 4 Meter di Jalur Bakauheni-Merak

Baca: VIDEO: Ombak Tinggi, Stok Ikan Berkurang

Karena jika dipaksakan tetap melaut, mereka akan merugi. Pasalnya, biaya operasionalnya tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh.

Jika cuaca normal, mereka mampu mendapatkan hasil sekitar 5-10 ton. Sedangkan jika dipaksa melaut dengan kondisi cuaca seperti ini, 1 ton saja sulit.

Hal senada disampaikan Carkam, nelayan lainnya. Dengan kondisi cuaca ekstrem seperti ini, ia memanfaatkan waktu untuk memperbaiki kapal dan jaring.

“Kalau angin kenceng ini ya kita seperti ini, tidak melaut. Kita benerin kapal dan jaring. Kalau kita paksa pasti tekor,” jelas Carkam. (*)  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved