Breaking News:

Pemprov Lampung Raih WTP 4 Kali Beruntun, Utut: Saya Pengen Tahu Resepnya

Saya datang ke sini (Lampung) mau tahu apa resepnya sampai Pemprov Lampung ini bisa empat kali berturut-turut dapat WTP.

Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto (kiri) menyerahkan penghargaan WTP kepada Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Jumat, 3 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan bisa menjadi role model bagi pemerintah daerah se-Indonesia karena berhasil mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) empat kali beruntun.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto saat melakukan kunjungan kerja ke Bumi Ruwa Jurai, Jumat, 3 Agustus 2018. Utut datang bersama anggota Komisi IV DPR RI Sudin dan rombongan.

Kedatangan Utut disambut oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. Pertemuan berlangsung di ruang rapat utama Kantor Gubernur Lampung.

“Saya datang ke sini (Lampung) mau tahu apa resepnya sampai Pemprov Lampung ini bisa empat kali berturut-turut dapat WTP. Ke depan, jika memang perlu, Lampung akan menjadi role model bagi pemerintah daerah lainnya,” kata Utut.

Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto (tengah) diwawancarai wartawan di sela kunjungan kerja ke Lampung, Jumat, 3 Agustus 2018.
Wakil Ketua DPR RI Utut Adianto (tengah) diwawancarai wartawan di sela kunjungan kerja ke Lampung, Jumat, 3 Agustus 2018. (Tribun Lampung/Noval Andriansyah)

Mantan pecatur nasional tersebut juga sempat menyoroti beberapa hal terkait pengelolaan aset daerah. Karena, berdasarkan laporan dari BPK, pengelolaan aset masih menjadi persoalan yang terus muncul dalam setiap laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK.

Baca: Pemkab Mesuji Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI

“Kami telah mendiskusikan mengenai aset. Di mana memang harus ada keberanian langkah. Tapi ini nanti harus didorong dengan dari pusat. Harapannya BPK bisa memberikan pencerahan agar bisa dicapai WTP. Jangan dibuat sistem yang sulit,” kata dia.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menyampaikan, saat ini Pemerintah Provinsi Lampung sedang fokus dalam percepatan pembangunan yang pro terhadap kepentingan masyarakat, yaitu dalam bidang pembangunan infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.

“Terkait dengan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2017 yang telah diaudit sesuai prosedur oleh BPK RI Perwakilan Lampung  secara tepat waktu dan memperoleh opini WTP. Opini BPK tersebut adalah bentuk dari tanggung jawab dan hasil kerja keras kita semua, baik dari OPD selaku entitas akuntansi, OPD selaku entitas pelaporan dan DPRD sebagai pihak legislatif,” ujar Ridho.

Baca: Pemprov Lampung Raih WTP 4 Kali Berturut-Turut

Penyusunan laporan keuangan pemerintah yang baik, menurut Ridho, adalah dalam rangka melaksanakan pengelolaan keuangan yang mengedepankan  pencapaian  kinerja, akuntabililtas, dan transparansi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparansi serta akuntabel, khususnya di bidang pengelolaan keuangan daerah.

“Yang  menjadi perhatian dari Pemprov Lampung adalah  kebijakan anggaran  dan kebijakan keuangan dalam rangka menyejahteraan rakyat dan pengembangan potensi dalam memajukan Lampung, di mana dalam rangka kebijakan anggaran pemda harus terdapat harmonisasi dan sinkronisasi,” kata Ridho.

Ridho menilai, secara umum kunjungan DPR RI di Lampung memiliki manfaat yang besar untuk meningkatkan kualitas, kapasitas, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

"Mengingat kunjungan ini akan menyerap berbagai masukan dari Lampung, maka saya menaruh harapan besar pada wakil ketua DPR RI dapat memperjuangkan ke pemerintah pusat untuk memperoleh dukungan apa yang menjadi program kerja prioritas Pemprov Lampung ke depan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan baik,” tandas Ridho. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved