Pilpres 2019

Pilpres 2019, Kalkulasi Politik Penentuan Cawapres Pendamping Jokowi dan Prabowo

Walau begitu, hingga KPU membuka pendaftaran pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2019, Jokowi maupun Prabowo belum

Pilpres 2019, Kalkulasi Politik Penentuan Cawapres Pendamping Jokowi dan Prabowo
Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado
Ilustrasi - Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat bertemu di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (17/11/2016). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai membuka pendaftaran pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2019 pada Sabtu (4/8/2018).

Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019, masa pendaftaran capres dan cawapres akan berlangsung selama tujuh hari, hingga 10 Agustus 2018.

"Pertarungan ulang" Pilpres 2014 tampaknya akan terjadi pada Pilpres 2019.

Hal itu karena nama yang muncul sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2019, masih serupa dengan pasangan calon yang bertarung pada Pilpres 2014, yakni Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.

Walau begitu, hingga KPU membuka pendaftaran pasangan capres dan cawapres untuk Pilpres 2019, Jokowi maupun Prabowo belum menetapkan cawapres yang akan mendampingi mereka.

Baca: SBY Turun di Pilpres 2019, Sekjen Demokrat Sebut Rematch Jokowi dan Prabowo Bakal Seru

Dilansir TribunWow.com, Sabtu (4/8/2018), Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkapkan, ada sejumlah kategori terkait sosok cawapres yang akan menjadi pendamping Jokowi pada Pilpres 2019.

Hal tersebut disampaikan Hasto sebagaimana dilansir Kompas TV, yang diunggah di YouTube pada Sabtu (4/8/2018).

Hasto Kristiyanto menyebut, ada enam kategori sosok cawapres Jokowi, di antaranya berlatar belakang politik, purnawirawan TNI, hingga pengusaha.

"Tokoh-tokoh yang telah dicermati, pertama berasal dari partai politik, yang kedua dari profesional, itu juga sudah dilakukan penyaringan, yang ketiga dari purnawirawan TNI. Keempat dari tokoh agama Islam, yang kelima pengusaha, yang keenam tentu saja dari civil society itu sendiri," urai Hasto.

Menurut Hasto, sejumlah nama cawapres pendamping Jokowi itu sudah dikomunikasikan dengan ketua umum partai politik (parpol) koalisi pada pertemuan sebelumnya.

"Mereka sudah digodok dengan mendalam dan sudah didialogkan dengan seluruh ketua umum partai politik, pada saat pertemuan terakhir dengan Pak Jokowi," ungkap Hasto.

Hasto juga menyatakan sinyal waktu pendaftaran capres dan cawapres koalisi Jokowi, akan disampaikan setelah adanya penentuan nama cawapres.

Halaman
12
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved