Warga Lamsel Masih Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Warga di beberapa kecamatan di kabupaten Lampung Selatan masih mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

Warga Lamsel Masih Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tribunlampung/Dedi
Ilustrasi - Warga Antri Gas Elpiji 3 KG di Way Panji 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL – Warga di beberapa kecamatan di kabupaten Lampung Selatan masih mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Tidak hanya langka harga gas elpiji pun di tingkat pengecer juga masih mahal.

Baca: Hiswana Migas Akan Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di 7 Kecamatan

“Masih susah gas elpiji 3 kilogram. Kemarin saya dapat. Tapi harganya Rp. 26.000 pertabung,” kata Iyan, salah seorang warga di Bakauheni kepada tribun, minggu (26/8).

Baca: Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Pawai Budaya Lampung Krakatau Festival

Keluhan yang sama juga disampaikan warga di kecamatan Penengahan dan Palas. Di kedua kecamatan ini harga gas ditingkat pengecer mencapai Rp. 27.000 ribu pertabung.

“Sekarang harga gas elpiji 3 kilogram kisaran Rp. 25.000 hingga Rp. 27.000 pertabung,” kata Nenden, salah seorang warga di Penengahan.

Warga pun berharap pemerintah bisa mengusulkan adanya operasi pasar kepada pihak Hiswanamigas guna mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram yang sudah sejak sebulan terakhir langkah. (dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved