Breaking News:

Pemkab Pesawaran Gelar Bursa Inovasi Desa

Bursa Inovasi Desa sebagai referensi bersama bagi pembangunan desa yang lebih kreatif dan inovatif.

Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Ketua TP PKK Pesawaran Nanda Indira (paling kiri) menyerahkan bantuan permodalan kepada kelompok UP2K PKK Kecamatan Way Khilau, Senin, 27 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Demi mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan, Pemkab Pesawaran mengadakan Bursa Inovasi Desa di GSG pemkab setempat, Senin, 27 Agustus 2018.

Sekretaris Kabupaten Pesawaran Kusuma Dewangsa mengungkapkan, Bursa Inovasi Desa sebagai referensi bersama bagi pembangunan desa yang lebih kreatif dan inovatif. Serta sebagai pertukaran pengetahuan pada proses perencanaan pembangunan di tingkat desa.

"Pada tahun 2018 ini, Kememterian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia kembali meluncurkan Program Inovasi Desa (PID) yang secara umum bertujuan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan," ujar Kusuma.

Selain itu, tambah dia, membangun kapasitas desa yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat dan kemandirian desa.

Baca: Festival Sangrai Kopi Jadi Jembatan Pasarkan Kopi Pesawaran

Baca: Pemkab Pesawaran Selenggarakan FGD Pengembangan Pariwisata

Secara khusus, PID bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan dana di desa melalui proses pengolahan pengetahuan secara sistematis, terencana dan partisipatif.

Kemudian, meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembangunan desa secara lebih inovatif dan berkualitas. Serta, memfasilitasi peningkatan kapasitas desa-desa melalui Penyediaan Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) berdasarkan kebutuhan desa dalam mewujudkan replikasi kegiatan inovasi desa.

Juga, meningkatkan kapasitas kelembagaan dan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD). Program Inovasi Desa diharapkan mampu menjadi stimulus munculnya inovasi-inovasi baru dalam praktik pembangunan, dan solusi inovatif untuk menggunakan dana desa yang berkualitas, tepat dan efektif. Hal ini tentu sangat relevan dan komplementer dengan salah satu misi kami yaitu mewujudkan desa tangguh dan mandiri. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved