Ibu-ibu Mengeluh Harga Gas Elpiji 3 Kg di Bakauheni Masih Mahal

Para ibu rumah tangga lainnya pun heran dengan kondisi kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji 3 kilogram saat ini.

Ibu-ibu Mengeluh Harga Gas Elpiji 3 Kg di Bakauheni Masih Mahal
Tribunlampung/Dedi
Harga Gas Elpiji 3 Kg di Bakauheni Masih Mahal 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL – Meski Hiswana Migas telah melakukan operasi pasar gas elpiji ukuran 3 kilogram. Namun harga gas di wilayah kecamatan Bakauheni masih mahal dan sulit didapatkan.

Seperti penuturan Lia, salah seorang ibu rumah tangga kepada tribun rabu (29/8). Menurutnya saat ini harga gas elpiji ukuran 3 kilogram ditingkat pengecer masih berkisar Rp 27.000 pertabung.

Baca: Nanang Janji Tinjau Pembangunan Gorong-gorong di Candimas Natar

“Meski sudah ada operasi pasar, gas elpiji 3 kilogram tetap mahal. Saya kemarin membeli dipengecer Rp. 27.000 ribu pertabung,” kata dia.

Baca: Polisi Duga Pembunuh IRT di Desa Bangun Sari Kerabat Dekat Korban

Ia dan para ibu rumah tangga lainnya pun heran dengan kondisi kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji 3 kilogram saat ini. Padahal pemerintah dan Hiswana Migas telah menggelar operasi pasar.

“Operasi pasar yang digelar seperti tidak ada pengaruhnya pada harga dan keberadaan gas elpiji ukurang 3 kilogram. Tetap mahal dan sulit didapatkan,” terang Siti, ibu rumah tangga lainnya.(dedi/tribunlampung)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved