BREAKING NEWS LAMPUNG

Ada yang Diperiksa Via Telepon, KPK Ajukan 10-15 Pertanyaan untuk Setiap Saksi

Dalam penyidikan hari ini, kata dia, ada lima orang yang diperiksa. Ada yang dipanggil langsung dan ada pula yang via telepon.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Budi Nugroho, salah satu penyidik KPK, saat ditemui di Mapolda Lampung, Kamis, 30 Agustus 2018. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penyidik KPK menegaskan bahwa pemanggilan kembali saksi-saksi dilakukan untuk melengkapi berkas beberapa pejabat Lampung Selatan yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

"Sekarang ini dalam rangka melengkapi berkas. Ya untuk dilimpahkan (pengadilan)," ungkap Budi Nugroho, salah satu penyidik KPK, saat ditemui di Mapolda Lampung, Kamis, 30 Agustus 2018.

Budi menuturkan, setiap saksi diajukan pertanyaan sesuai standar penyidikan. "Satu orang 10 sampai 15 pertanyaan. Ini hanya melengkapi berkas perkara," tegasnya.

Dalam penyidikan hari ini, kata dia, ada lima orang yang diperiksa. Ada yang dipanggil langsung dan ada pula yang via telepon.

"Kepala Dinas PUPR (Lampung Selatan) memang diperiksa. Ya terkait dengan selama jabatan Pak Zainudin Hasan sebagai bupati. Karena dia kadisnya," ucap Budi.

Sementara saksi lainnya, kata Budi, ada tiga PNS dan satu rekanan. "PNS itu salah satu pokja. Kalau rekanan itu salah satu yang ikut tender," jelas Budi.

Saat ditanya apakah akan melakukan pemeriksaan lagi, Nugroho mengaku akan mengevaluasi hasil keterangan saksi kali ini.

"Kami evaluasi dulu. Kalau ada yang kurang, nanti kami lakukan pemeriksaan lagi. Tapi, bukan di sini," tandasnya.

Baca: Penyidik KPK: Pemanggilan Alzier Terkait Pembelian Tanah dengan Zainudin Hasan

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi terkait OTT Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Hal ini dibenarkan Wakapolda Lampung Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol saat ditemui di Mapolda Lampung, Selasa, 28 Agustus 2018.

"Ya, KPK meminta izin kepada kami meminjam ruangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para saksi di Polda Lampung," ungkapnya.

Sembilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya keluar dari Mapolda Lampung, Kamis, 30 Agustus 2018 sekitar pukul 15.54 WIB.

Mereka melakukan pemeriksaan terkait kasus dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved