Malu Selalu Diantar Orangtua ke Sekolah, Siswa SMK Tewas Saat Bawa Motor Sendiri

Arif mengaku malu karena selalu diantar orangtua. Karena itu, ia ingin berangkat sendiri ke sekolah.

Malu Selalu Diantar Orangtua ke Sekolah, Siswa SMK Tewas Saat Bawa Motor Sendiri
Pos Kupang/Egy Moa
Ilustrasi kecelakaan maut 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang siswa SMKN 2 Bandar Lampung, Arif Ramadhan, meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, sekitar pukul 06.00 WIB, Rabu (29/8).

Peristiwa kecelakaan itu terjadi saat korban akan berangkat ke sekolahnya di wilayah Rajabasa.

Korban yang membawa sepeda motor tertabrak mobi fuso.

Baca: 33 Sekolah di Lampung Selatan Masih Tolak Imunisasi MR, Padahal Orangtua Ingin Anaknya Divaksin

Jumiati dan Maulani, ibu dan ayah Arif Ramadhan terlihat begitu terpukul, kemarin.

Jumiati terus menangisi anaknya yang telah berpulang. 

Begitupun sang ayah, yang terlihat menahan airmata disamping sang istri.

Anggota keluarga yang lain berusaha menghibur Jumiati dengan memeluknya erat.

Sementara para pelayat terus berdatangan silih berganti mengucapkan bela sungkawa.

Maulani dengan suara lemah pun menceritakan bahwa dirinya merasa bersalah karena hari itu (kemarin) tidak mengantarkan sendiri Arif ke sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Bayu Saputra
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved