Pengakuan Mengejutkan 2 Tersangka Penghina Presiden Jokowi, Motifnya Terkuak

Pengakuan Mengejutkan 2 Tersangka Penghina Presiden Jokowi, Motifnya Terkuak

Pengakuan Mengejutkan 2 Tersangka Penghina Presiden Jokowi, Motifnya Terkuak
Today Online
ilustrasi pria diborgol. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANGKAL PINANG -  Tiga pemuda di Desa Balun Ijuk, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, diamankan polisi karena mengunggah video yang diduga berisi konten penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.

Kapolres Bangka AKBP M Budi Ariyanto mengatakan, video diunggah pelaku dan tersebar di melalui aplikasi bertukar pesan WhatsApp pada 30 Agustus 2018 sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca: Bermain di Film Wiro Sableng 212, 5 Artis Ini Nyaris Tak Dikenali

"Pelaku yang diduga melakukan ujaran Kebencian adalah SD (20), IK (15), dan FZ (16) yang semuanya beralamat di Balun Ijuk Merawang," ujar M Budi Ariyanto, Sabtu (1/9/2018).

Budi mengungkapkan, di hadapan polisi dan sejumlah kader PDI-P, pelaku SD mengaku video yang diunggah hanya sebatas candaan dan tidak menyangka akan berdampak hukum.

SD mengaku membuat video yang sempat viral tersebut saat video call bersama FZ.

Secara terpisah, Kabag Ops Polres Bangka Komisaris S Sophian menjelaskan, SD dan FZ sudah diperiksa sebagai tersangka dan disangka melanggar Pasal 27 Ayat 3 UU ITE dengan ancaman pidana empat tahun penjara.

Baca: Afgan Bocorkan Isi Acara Penutupan Asian Games 2018, Saksikan Live Streaming SCTV

Sementara IK masih dinyatakan sebagai saksi.

"Proses penyidikan terhadap SD dan FZ dilakukan berdasar Laporan Polisi Nomor: LP/B-1313/VIII/2018/Babel/Res Bangka tanggal 31 Agustus 2018 pukul 20.00 WIB," ujar Kabagops.

Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved