Buron 7 Tahun, Terpidana Korupsi Proyek Jamban Ditangkap Saat Sedang Tidur

Kami amankan saat beliau ini baru bangun tidur sekira pukul 06.40 WIB, sehingga beliau tidak bisa mengelak lagi.

Buron 7 Tahun, Terpidana Korupsi Proyek Jamban Ditangkap Saat Sedang Tidur
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Hazairin SKM diamankan Kejaksaan Tinggi Lampung dan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kejaksaan Tinggi Lampung bersama Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menangkap terpidana tindak pidana korupsi yang sempat buron selama tujuh tahun.

DPO tersebut bernama Hazairin SKM (48). Ia melakukan tindak korupsi pengadaan jamban dalam kegiatan pelatihan teknologi tepat guna (TTG) bidang air bersih dan kesehatan masyarakat di desa miskin tahun anggaran 2009 di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Kasi Penkum Kejati Lampung Agus Ari Wibowo mengatakan, terpidana Hazairin sudah diputus inkrah secara hukum sejak tahun 2012.

"Dan kami lakukan pencarian dan mendapati terpidana berada di Perum Kedamaian Asri Blok D Kelurahan Kedamaian, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung," ungkapnya, Rabu, 5 September 2018.

Kata Ari, penangkapan dilakukan oleh tim gabungan intelijen dan pidsus yang dipimpin langsung oleh Plh Asintel Kejati Lampung. 

"Kami amankan saat beliau ini baru bangun tidur sekira pukul 06.40 WIB, sehingga beliau tidak bisa mengelak lagi," kata Ari.

Baca: Soal Bacaleg Eks Narapidana Korupsi, KPU dan Gerindra Tanggamus Tunggu Putusan MA

Namun, lanjut Ari, terpidana sempat mengelak atau mangkir dengan berpura-pura sedang sakit.

"Langsung kami lakukan pengecekan kesehatan, ternyata terpidana tidak sakit. Setelah dimintai keterangan, selama tujuh tahun terpidana telah berpindah-pindah rumah kontrakan sebanyak empat kali," sebutnya.

Ari menjelaskan, terpidana merupakan DPO Kejari Bandar Lampung dengan putusan Mahkamah Agung Nomor 253K/Pidsus/2012 dalam perkara korupsi proyek pengadaan 59 jamban di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved