Koruptor Pengadaan Jamban Menghilang Saat Terima Vonis Majelis Hakim

Hazairin SKM (48) DPO kejari Bandar Lampung, ternyata melarikan diri sebelum terpidana mendengarkan amar putusan majelis hakim.

Koruptor Pengadaan Jamban Menghilang Saat Terima Vonis Majelis Hakim
Konpers Kejati Lampung 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Hazairin SKM (48) DPO kejari Bandar Lampung, ternyata melarikan diri sebelum terpidana mendengarkan amar putusan majelis hakim.

Menurut Kasi Penkum Kejati Lampung, Agus Ari Wibowo, sebelum dinyatakan menghilang terpidana tidak menghadiri sidang putusan atas korupsi pengadaan jamban.

Baca: Kejati Lampung Tangani 2.388 Perkara Hingga Pertengahan Juli 2018

"Jadi terpidana ini telah melakukan tindak pidana korupsi anggaran kegiatan pelatihan teknologi tepat guna (TTG) bidang air bersih dan kesehatan masyarakat di desa miskin tahun anggaran 2009 Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, tersangka sendiri tidak hadir dalam vonis putusan," ungkapnya, Rabu 5 September 2018.

Baca: Tertangkapnya Pelaku Dugaan Korupsi Jamban Kurangi DPO Kejati

Saat itu, sidang yang dilaksanakan pada tahun 2011, diketahui terpidana Hazairin menjadi tahanan kota sehingga masih berada di luar jeruji besi.

"Tetapi terpidana ini malah menghilang saat sidang terakhir, sehingga tetap diputuskan meskipun tidak ada terpidana," tutupnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung menangkap terdakwa tindak pidana korupsi yang sempat buron selama tujuh tahun.

DPO tersebut bernama Hazairin SKM (48) yang telah melakukan tindak korupsi pengadaan jamban dalam kegiatan pelatihan teknologi tepat guna (TTG) Bidang Air Bersih dan Kesehatan Masyarakat di desa miskin tahun anggaran 2009 di Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung.

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved