Tertangkapnya Pelaku Dugaan Korupsi Jamban Kurangi DPO Kejati

Penangkapan DPO Hazairin SKM (48) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengurangi daftar panjang pencarian orang.

Tertangkapnya Pelaku Dugaan Korupsi Jamban Kurangi DPO Kejati

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penangkapan DPO Hazairin SKM (48) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengurangi daftar panjang pencarian orang.

Dari data yang dimiliki oleh Kejati Lampung pada tahun 2017 ada 32 DPO yang masih berkeliaran.

Namun pada tahun 2018 hingga bulan Juli, 7 DPO berhasil diamankan, sehingga tersisa 25 DPO.

Baca: OTT KPK di Medan, Ketua PN Medan Suaranya Meninggi Saat Dikawal Ketat Petugas Kejati dan KPK

Baca: Kejati Lampung Tangani 2.388 Perkara Hingga Pertengahan Juli 2018

Dengan ditangkapnya Hazairin SKM maka daftar DPO masih 24.

Hal ini pun diakui oleh Kasi Penkum Kejati Lampung, Agus Ari Wibowo. Untuk itu pihaknya akan bekerja lebih keras lagi agar bisa menangkap para DPO ini.

"Ya yang jelas kami akan terus melakukan pencarian terhadap DPO ini, dan melakukan penangkapan terhadap DPO di wilayah Lampung," tandasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung menangkap terdakwa tindak pidana korupsi yang sempat buron selama tujuh tahun.

DPO tersebut bernama Hazairin SKM (48) yang telah melakukan tindak korupsi pengadaan jamban dalam kegiatan pelatihan teknologi tepat guna (TTG) Bidang Air Bersih dan Kesehatan Masyarakat di desa miskin tahun anggaran 2009 di Dinas kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung.

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved