Lakukan Hal Tak Terduga, Anggota DPRD Kota Malang Ini Lolos dari Status Tersangka Korupsi

Meski demikian, Subur Triono tidak membantah bahwa dirinya juga menerima uang tersebut.

Lakukan Hal Tak Terduga, Anggota DPRD Kota Malang Ini Lolos dari Status Tersangka Korupsi
Subur Triono, anggota DPRD Kota Malang saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/9/2018)(KOMPAS.com/ANDI HARTIK) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MALANG - Anggota DPRD Kota Malang fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Subur Triono merupakan salah satu anggota dewan yang tersisa pasca penahanan terhadap 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) akibat terseret kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun anggaran 2015.

Meski demikian, Subur Triono tidak membantah bahwa dirinya juga menerima uang tersebut.

Namun, Subur mengaku sudah mengembalikannya saat kasus itu mencuat untuk yang pertama kalinya sekitar tiga tahun lalu.

Baca: Korupsi Massal, KPK Tahan 21 Anggota DPRD Kota Malang

Berbeda dengan anggota lainnya yang masih berusaha untuk mengelak.

"Tapi saya secara pribadi punya pendapat yang lain. Kita harus kooperatif menghadapi masalah - masalah tersebut," katanya di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (6/9/2018).

Subur mengatakan, dirinya mengembalikan uang sebesar Rp 22 juta kepada KPK.

Uang itu merupakan hasil suap pembahasan APBD-P tahun anggaran 2015 atau 'pokir' dan pengadaan lahan sampah di TPA Supit Urang atau dikenal dengan 'uang sampah' yang diterimanya.

"Sampah dan pokir, Rp 22 juta yang saya kembalikan," katanya.

Subur menjelaskan kenapa dirinya langsung mengembalikan uang yang diterimanya.

Baginya, persoalan hukum harus dihadapi secara kooperatif.

Halaman
12
Penulis: Heribertus Sulis
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved