Heboh SK Menkum HAM Soal TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN, Ini Kata Menteri Yasonna

Yasonna menilai ada sebuah penyiasatan terkait adanya spasi dalam kata TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN itu.

Heboh SK Menkum HAM Soal TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN, Ini Kata Menteri Yasonna
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha - Surat yang viral di medsos 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Tagar 2019 Prabowo Presiden tengah viral dan heboh di media sosial. Kehebohan bermula dari sebuah foto Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM.

Di foto tersebut, SK Menkum HAM mengesahkan pendirian badan hukum perkumpulan bernama TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN (ada spasi di antara huruf E dan S).

Pengesahan itu ditandatangai Dirjen Administrasi Hukum Umum Cahyo Rahardian Muzhar, atas nama Menkum HAM.

Baca: Prabowo Presiden Dideklarasikan di Lampung, Arinal Siap Jadi Ketua Tim Pemenangan Jokowi

Dalam surat itu, Menkumham mengesahkan pendirian sebuah badan hukum perkumpulan TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN. 

Surat ini memiliki nomor AHU-0010834.AH.01. 07.TAHUN 2018, yang dibuat berdasarkan permohonan notaris bernama ILWA, SH., M. KN.

"Memberikan pengesahan badan hukum PERKUMPULAN TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN," begitu tertulis di surat bertanggal 3 September 2018 tersebut.

Adapun terlihat dalam surat tersebut, bahwa keputusan ini ditanda tangani oleh Plt. Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum, Cahyo Rahadian Muzhar.

Siasati sistem

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly, angkat bicara soal beredarnya Surat Keputusan Menkumham tentang pengesahan pendirian badan hukum perkumpulan TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN. 

Yasonna menilai ada sebuah penyiasatan terkait adanya spasi dalam kata TAGAR2019PRABOWOPRE SIDEN itu. 

Baca: Prabowo Subianto Balas Netizen yang Sadingkan Fotonya dengan Tom Cruise

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved