Tribun Lampung Selatan

VIDEO - Kementerian PUPR Sertifikasi 717 Pekerja Tol

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR Ober Gultom.

Laporan Live Streaming Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sertifikasi 717 tenaga kerja konstruksi pada proyek pembangunan jalan tol wilayah Sumatera.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Bina Kompetensi dan Produktivitas Konstruksi Kementerian PUPR Ober Gultom.

Menurutnya, dalam rangka mendukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur melalui Pengembangan SDM, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi terus melakukan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi.

Salah satunya yaitu percepatan uji sertifikasi pada proyek Jalan Tol Trans-Sumatera di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung, yang dilaksanakan di Kalianda, Lampung Selatan, Rabu, 19 September 2018.

Baca: Lampung Kekurangan Tenaga Kerja Konstruksi Bersertifikasi

Baca: Kemen PUPR Sertifikasi 717 Tenaga Kerja Konstruksi Jalan Tol Sumatera

Ober mengatakan, selain untuk meregistrasi dan menyertifikasi seluruh tenaga kerja konstruksi (TKK) terampil, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan komitmen para pengguna dan penyedia jasa dalam menggunakan tenaga kerja konstruksi yang bersertifikat.

Selain itu, menerapkan keselamatan kerja konstruksi (K3) secara optimal pada paket pengerjaan proyek Jalan Tol Trans-Sumatera di wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Lampung.

“Tenaga kerja bersertifikat akan memberikan jaminan kualitas dan ketepatan pada pengerjaan proyek-proyek Infrastruktur. Jadi tidak hanya cepat, tapi juga aman," ujar Ober dalam rilisnya.

Dia mengatakan, sektor konstruksi di Indonesia diperkirakan bernilai Rp 446 triliun atau menyumbang sekitar 14,3% dari PDB Indonesia.

Setidaknya dari setiap Rp 1 triliun pembangunan infrastruktur dibutuhkan sekitar 14.000 tenaga kerja.

Sementara jumlah tenaga kerja yang tersertifikasi hingga saat ini baru sekitar 702.279 orang, dari total sebanyak 7,7 juta tenaga kerja konstruksi. (*)

Penulis: Okta Kusuma Jatha
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved