Bocah Asal Lampung Terpisah dengan Ibunya Selama 15 Tahun, lalu Tiba-tiba Bertemu di Bandara

Bocah Asal Lampung Terpisah dengan Ibunya Selama 15 Tahun, lalu Tiba-tiba Bertemu di Bandara

Bocah Asal Lampung Terpisah dengan Ibunya Selama 15 Tahun, lalu Tiba-tiba Bertemu di Bandara
ist
Ferdina Nur Fitria 

Bahkan, kata Sarisih, segala kebutuhannya selama di Yordania selalu dipenuhi oleh sang majikan. Walaupun Sarisih tidak memintanya.

“Kalau keluar, jalan-jalan, misalnya, itu saya pasti dibawa kok. Ngga ada sama sekali perlakuan kasar. Mereka sangat baik sekali dengan saya. Mungkin karena takut saya pindah ke majikan lain, makanya paspor saya disimpan dan tidak diperpanjang masa berlakunya,” cerita Sarisih.

Pernah satu waktu, papar Sarisih, rumah majikannya mengalami kebakaran. Hampir seluruh barang yang ada di rumah tersebut habis dilalap api. Sarisih pun menanyakan keberadaan paspornya.

“Kata mereka, tenang saja, paspor kamu aman kok,” ucap Sarisih.

Lalu, apa yang membuat Sarisih ingin kembali ke Indonesia?

Menurut Sarisih, jika sang majikan memberikan keleluasaan dan mengizinkan dirinya untuk pulang atau sekedar berkunjung ke kampung halaman, ia pun ingin tetap berada di Yordania.

“Ya mungkin karena mereka sayang dengan saya, terus takut saya ngga balik lagi, makanya mereka protektif. Ya akhirnya saya pikir, lebih baik saya pulang,” kata Sarisih.

Ferdina yang dimintai komentarnya, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu memulangkan ibundanya.

Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung tersebut mengaku sangat senang bisa bertemu kembali ibunya setelah 15 tahun.

“Alhamdulillah, hari ini (kemarin) ibu sudah pulang. Saya mengucapkan terima kasih, terutama kepada bapak-bapak di KBRI dan BP3TKI yang sudah secara intensif mengawal ibu untuk pulang,” tutur Ferdina.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved