Pakar Politik LIPI Angkat Bicara soal Akuisisi 51 Persen Saham Freeport

Analis politik LIPI Syamsuddin Haris angkat bicara soal akusisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia

Pakar Politik LIPI Angkat Bicara soal Akuisisi 51 Persen Saham Freeport
Tribunnews.com/Reza Deni
Syamsuddin Haris 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Analis politik LIPI Syamsuddin Haris angkat bicara soal akusisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Dilansir TribunWow.com, hal itu ia sampaikan melalui akun Twitter-nya, @sy_haris, Kamis (27/9/2018).

Awalnya, Syamsuddin Haris mentautkan pemberitaan terkait PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) yang telah menandatangani kesepakatan lanjutan dengan Freeport-McMoran.

Baca: Freeport Setuju Lepas 51 Persen Saham, Jokowi: Kalau Tidak Ngotot Dapatnya 9 Persen Lagi

Penandatanganan itu merupakan tindak lanjut atas Head of Agreement (HoA) divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesiapada 12 Juli 2018 lalu.

Menanggapi hal itu, Syamsuddin Haris memberikan apresiasi kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas akusisi 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

"Apresiasi kita yg tinggi atas keberhasilan pemerintahan pak @jokowi mengakuisisi 51 persen saham PT Freeport. Selamat utk kita semua bangsa Indonesia," tulis Syamsuddin Haris.

Cuitan Syamsuddin Haris
Cuitan Syamsuddin Haris (Twitter/ @sy_haris)

Sementara diberitakan Kompas.com, PT Indonesia Asahan Alumunium (Persero) telah menandatangani Sales and Purchase Agreement dengan Freeport McMoran selaku induk usaha PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kementerian ESDM, Kamis (27/9/2018).

Dengan kesepakatan itu, Indonesia resmi memiliki 51 persen saham PTFI atau menjadi pemegang saham mayoritas.

"Ini sudah selesai, selebihnya tinggal masalah administrasi saja," kata Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menjadi saksi penandatanganan kesepakatan tersebut.

Dalam kesepakatan ini turut hadir Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin serta Direktur Freeport McMoran Richard Adkerson.

Baca: Freeport Setuju Lepas 51 Persen Saham, Jokowi: Kalau Tidak Ngotot Dapatnya 9 Persen Lagi

Penandatanganan ini disaksikan oleh Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Halaman
123
Editor: soni
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved