Tribun Bandar Lampung

Merasa Dirugikan Akibat Pemberitaan di Media Massa, Masayu Angkat Bicara

Masayu Thesi Defalia (37), warga jalan Kesumayuda yang dituntut ITE di PN Kelas IA Tanjungkarang angkat bicara soal pemberitaannya di media massa.

Merasa Dirugikan Akibat Pemberitaan di Media Massa, Masayu Angkat Bicara
Masayu Thesi Defalia 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masayu Thesi Defalia (37), warga jalan Kesumayuda Teluk Betung Utara Bandar Lampung yang dituntut ITE di Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang angkat bicara soal pemberitaannya di media massa.

Masayu menepis jika tanggal kejadian 27 Agustus 2018, melainkan tanggal 27 Agustus 2017. Yang mana kejadian sudah ada satu tahun yang lalu.

"Seharusnya tahun 2017 bukan 2018, itu kejadian sudah lama dan molor," ungkapnya saat mengunjungi Tribun Lampung, Minggu 30 September 2018.

Masayu pun mengakui bahwa dia dituntut oleh pengadilan selama 2,5 tahun. Tapi dia sangat menyayangkan tindakan media yang tidak mengkonfirmasi dirinya.

"Seharusnya kan bisa wawancara biar tahu permasalahanya apa, ini kan yang dirugikan saya, dan ini kan juga baru tuntutan, belum vonis," tukasnya.

Baca: Masayu Diadili Gara-gara Posting Foto Orang Lain dengan Keterangan Wanita Malam

Lanjutnya, ia nekat memosting hal tak pantas lantaran ia terpancing dengan penggugat Sunena yang awal mulanya sempat menghinanya.

"Dia sempat menghina saya dengan kalimat gak sopan dan itu terjadi pada tanggal 26 Agustus 2017, dan baru saya balas tanggal 27," katanya.

Masayu pun mengatakan jika perkara ini bermula dari masalah intern club mobil mobilty.

Baca: Pelayanan SIM Keliling 1 Oktober 2018 Dijadwalkan Mangkal di Dua Lokasi

"Ya awalnya di Mobility, ada masalah, saya keluar, tapi saya diserang oleh dia (Suhena)," sebutnya.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved