Tribun Lampung Utara

Gadis 17 Tahun Dicabuli Ayah Kandung, Paman, dan Tetangganya Sendiri Berulang Kali

Sungguh pedih nasib yang dialami gadis belia berusia 17 tahun, sebut saja bernama Bunga, asal Sungkai Selatan, Lampung Utara.

Gadis 17 Tahun Dicabuli Ayah Kandung, Paman, dan Tetangganya Sendiri Berulang Kali
Tribunlampung/Anung Bayuardi
3 pelaku pencabulan di Sungkai Selatan 
Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Sungguh pedih nasib yang dialami gadis belia berusia 17 tahun, sebut saja bernama Bunga, asal  Sungkai Selatan, Lampung Utara. 
Diusianya yang masih muda tersebut, Bunga mengalami tindakan pencabulan yang dilakukan oleh tiga orang sekaligus. 
Parahnya lagi dua dari tiga orang tersebut masih memiliki pertalian darah. 
Ketiga pelaku adalah ayah kandung, paman kandung, serta tetangga korban.
Dan akhirnya, ketiganya sudah ditangkap polisi di tempat berbeda.
Adapun ketiga tersangka yang diamankan adalah Darisun alias Iun (41), warga Sungkai Selatan yang merupakan ayah kandung korban.
Pelaku kedua adalah Marhasan (41), warga Sungkai Selatan, paman korban. 
Kemudian pelaku ketiga adalah Ngatemin alias Demin (50), warga Sungkai Selatan, yang merupakan tetangga korban.
Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana mengatakan ketiga pelaku dugaan pemerkosaan terhadap Bunga (sudah tertangkap.
3 pelaku pencabulan di Sungkai Selatan
3 pelaku pencabulan di Sungkai Selatan (Tribunlampung/Anung Bayuardi)
Sebelumnya, polisi meringkus Darisun (41), bapak kandung korban yang kali pertama menggagahi Bunga.
Selanjutnya, polisi meringkus Marhasan alias Cecep (41) yang berstatus sebagai paman korban, kemudian Ngatimin alias Demin (50) yang merupakan rekan Darisun.
Eka mengatakan, jika Cecep dan Demin ditangkap pada hari Kamis 4 Oktober 2018, sekitar pukul 21.30 WIB, di rumahnya masing-masing.
Sementara Darisun ditangkap di Lampung Tengah, pada Minggu 30 September 2018 yang lalu.
Dijelaskan Eka, penangkapan bermula saat korban menceritakan apa yang dialami ke bibinya, Watini.
Kemudian bibinya menceritakan hal tersebut kepada ibu kandung korban dan kerabat lainnya.
Setelah itu, mereka langsung melapor ke Polres Lampung Utara, pada Sabtu 22 September 2018.
"Setelah kami menerima laporan serta keterangan korban, anggota langsung lakukan penyelidikan dan menangkap para pelaku,"ujar Kapolres.
Menurut dia, pihaknya masih melakukan penyidikan terhadap para pelaku.
Sementara korban yang kini kondisinya mengalami trauma berat, masih menjalani penanganan oleh psikolog.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Polres Lampung Utara (Lampura), Darisun merudapaksa anak kandungnya sejak tahun 2017 hingga September 2018 lalu.
Perlakuan bejat itu dilakukannya semenjak ia bercerai dengan istrinya, sekitar 2 tahun lalu.
Darisun mengaku menggagahi anaknya sendiri karena khilaf. 
Sementara Cecep mengaku memperkosa Bunga sebanyak lima kali sepanjang Agustus 2018.
Kali pertama perbuatan bejat tersebut dilakukan saat di rumah korban, pelaku melihat Bunga usai mandi.
Disaat itulah hasrat birahi Cecep timbul dan memperkosa Bunga.
Saat merudapaksa Bunga, Cecep menyertai dengan ancaman menggunakan senjata tajam.
Sedangkan Demin juga mengaku menggagahi Bunga sebanyak lima kali, sepanjang Mei-September 2018.
Itu dilakukan karena Darisun memiliki hutang kepadanya sebanyak Rp 600 ribu.
Untuk melunasinya, Darisun menyarankan agar Demin menikahi anaknya tersebut.
Demin mengaku, perbuatannya itu dilakukan di rumah korban saat kondisi rumah sepi. 
Akibat perbuatannya, ketiga pelaku diciduk dan ditahan di Polres Lampung Utara. (*)

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Penulis: anung bayuardi
Editor: teguh_prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved