Viral Korban Gempa Menangis Gendong Bayi, Pergi dari Palu karena Tak Ada yang Tersisa

Viral Korban Gempa Menangis Gendong Bayi, Pergi dari Palu karena Tak Ada yang Tersisa

Viral Korban Gempa Menangis Gendong Bayi, Pergi dari Palu karena Tak Ada yang Tersisa
Kolase TribunVideo - Video seorang ayah korban gempa di Sulawesi Tengah menggendong anaknya viral di media sosial. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -  Viral Korban Gempa Menangis Gendong Bayi, Pergi dari Palu karena Tak Ada yang Tersisa

Video seorang ayah korban gempa di Sulawesi Tengah menggendong anaknya viral di media sosial.

Terlihat beberapa kali, pria itu mengusap air matanya menggunakan kain.

Baca: Korban Meninggal Gempa dan Tsunami Sulawesi Tengah Jadi 1.648 Orang

Video tersebut satu di antaranya diunggah akun Instagram @makassar_iinfo, Jumat (5/10/2018).

Dia kemudian menitipkan anaknya ke tetangga untuk dibawa ke RSUD Poso, sementara dia mencari istri dan anaknya yang lain.

Namun, ternyata sang istri dan salah satu anaknya telah meninggal dunia.

Rumah pria tersebut juga telah rata dengan tanah.

Akhirnya pria tersebut memutuskan pergi meninggalkan kota bersama anaknya.

Dia hendak pergi ke tempat keluarganya yang ada di Kalimantan sebab tak ada lagi yang tersisa di Palu.

Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, pria itu mulanya tinggal di Petobo, Palu Selatan.

Video tersebut telah menyedot perhatian publik bahkan hingga berita ini diturunkan postingan itu telah disukai sebanyak 12 ribu kali.

Banyak netizen yang tak tega mengetahui apa yang dialami pria tersebut.

@rinaraw: Ya Allah semoga diberi ketabahan buat mereka.

@asri0299: Lucu dan cantik anaknya, sehat trus nak, semoga nanti jadi anak sukses dan sholehah.

@amanahvriliandt: Ya Allah semoga diberikan kekuatan dan kesehatan selalu.

@dea_hnf: Sedih banget liat bayinya @rosidinhnf (emoji)

Simak videonya di bawah ini.

 (Tribun-Video.com/Vika Widiastuti)

 
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved