Tribun Lampung Utara

Inilah 11 Nama yang Lolos Verifikasi Berkas Lelang Jabatan di Lampura

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengumumkan 11 nama yang lolos dalam seleksi admintrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama.

Inilah 11 Nama yang Lolos Verifikasi Berkas Lelang Jabatan di Lampura
Warta Kota
Ilustrasi Lelang Jabatan 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara mengumumkan 11 nama yang lolos dalam seleksi admintrasi lelang jabatan pimpinan tinggi pratama.

Ke-11 nama yang diumumkan yakni, untuk jabatan Assisten II Bidang Ekonomi Bidang Ekonomi, Kesejahteraan dan Pembangunan Toto Sumedi (Pesawaran), Maspardan (Camat Muara Sungkai); Syahrullah (Camat Abung Selatan).

Baca: Nelayan dan Pengunjung yang Dekati Kawasan GAK Diimbau Waspada

Kemudian Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan; Syahrullah (camat), Abdurahman (camat Sungkai Barat), Hendri (Kabag Hukum),

Untuk jabatan Kadis tenaga kerja dan transmigrasi (nakertrans) nama yang lulus adalah Tien Rostina (sekretaris Dukcapil), Khairul Anwar (Kabag Umum), Budi Tamin (Sekretaris Bappeda), Surya Ardianto (Kepala Perencanaan dan Pembangunan).

Baca: Pemprov Lampung dan Kemenag RI Gelar Workshop untuk Calon Petugas Kesehatan Haji

Lalu, peserta yang lolos verifikasi berkas untuk jabatan kepala dinas kependudukan dan Catatan Sipil antara lain Tien Rostina, Budi Tamin, Maspardan, Surya Ardianto, Bambang Hadiansyah (Kabag Kesra).

Dalam jabatan badan kepegawaian dan pengembangan sumberdaya manusia (BKPSDM) akan diikuti Toto Sumedi, Desyadi, Abdurahman. Dan terakhijr jabatan kepala dinas Badan pengelolaan keuangan dan aset (BPKA) dengan nama Desyadi, Khairul Anwar, dan Hendri.

"Memang baru kami umumkan, sebab masih dalam tahapan verifikasi berkas yang kemarin," kata anggota panitia lelang jabatan pimpinan tinggi pratama Pemkab Lampura, Sanny Lumi, Senin (‎8/10)

Selanjutnya, kata Sanny, mereka akan mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan pada.

Dengan sistem gugur, sehingga nama berada diurutan pertama tidak secara otomatis menduduki jabatan yang dilelang. Namun tergantung nanti pada penilaian akhir, siapakah yang pantas mendudukinya.

"Jadi nanti itu tergantung siapa memiliki nilai pada peringkat teratas, dan hasil akhirnya menunggu sampai dengan tahapan selesai. Pantas atau tidaknya menduduki jabatan yang diinginkan,"ujarnya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved