Ternyata dari 3 Pasangan Suami Istri yang Digrebek Pesta Seks Tukar Pasangan, Ada yang Hamil 8 Bulan

Polda Jatim berhasil membongkar praktik pesta seks bertukar pasangan yang terjadi di Surabaya.

Ternyata dari 3 Pasangan Suami Istri yang Digrebek Pesta Seks Tukar Pasangan, Ada yang Hamil 8 Bulan
Surya/Fathkul Alamy
Tiga pasangan suami-istri yang melakukan pesta seks saling bertukar pasangan di sebuah hotel di Lawang, Batu. Mereka diamankan oleh Unit III Asusila Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Polda Jatim berhasil membongkar praktik pesta seks bertukar pasangan yang terjadi di Surabaya.

Anggota Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menggerebek tiga pasangan suami istri di sebuah kamar hotel di Surabaya, Minggu 7 Oktober 2018, pukul 20.30 WIB.

Baca: Heboh Saling Tukar Pasangan 3 Pasutri. Polisi Temukan Fakta Mengejutkan!

Saat penggerebekan itu, ketiga pasutri dalam keadaan telanjang bulat.

"Sepasang di atas tempat tidur, sepasang di lantai, dan sepasang lagi di kamar mandi," ujar Yudha, Selasa (9/10/2018).

Setelah ketiga pasutri tersebut diamankan, sejumlah fakta terkait pesta seks itupun terungkap.

Mulai dari otak kejahatan asusila, tarif, hingga modus pelaku mendapat mangsa.

Baca: Heboh Pesta Seks Tukar Pasangan 3 Pasutri. Polisi Temukan Fakta Mengejutkan!

Berikut ulasannya:

1. Satu Orang Telah Ditetapkan Jadi Tersangka

Sebanyak enam orang yang digerebek polisi, mereka adalah Eko, DA, AG, RD, ARP, dan DYA.

Kini Eko telah ditetapkan menjadi tersangka.

Eko terbukti jadi otak kegiatan menyimpang ini.

Dia menyediakan, memfasilitasi, mendapat keuntungan dari prostitusi yang digelarnya.

Istri Eko yang tengah hamil 8 bulan juga termasuk dalam enam orang itu.

2. Cara Eko Menggaet Mangsa

Mengutip dari Kompas.com, menurut polisi, tersangka Eko menerima tawaran melakukan pesta seks hingga ke luar kota.

Wadirreskrimum Polda Jatim AKBP Juda Nusa Putra mengatakan, tersangka mempromosikan layanan prostitusi di akun media sosial Twitter guna menjerat sesama perilaku seks menyimpang.

"Dalam akun Twitter itu bertuliskan 'Pasutri muda wf 22 thn h*b** 29 thn sw*ng**, s*ft party, & ***me yg bersih, wangi, dan no smoking area Surabaya// add pin bb **ADD8EC atau DM'," tutur Juda saat membacakan akun milik Eko, Selasa (9/10/2018).

Saat ada yang merespons, Eko kemudian mengajak mangsanya berkomunikasi lewat direct message (DM).

Proses perkenalan pun dilakukan.

Eko lantas memberikan penjelasan tentang kriteria pasangan yang bisa ikut pesta seks.

Sebagai pasangan sw**g, tersangka meminta pasangan lain menunjukkan tak senonoh dengan pasangannya.

Menurut Juda, apabila cocok atau memenuhi syarat dilanjutkan bertukar nomor telepon lalu dilanjut WhatsApp.

Baca: Inilah 6 Fakta Pesta Seks Tukar Pasangan 3 Pasutri. Nomor 6 Nggak Nyangka Sudah Lama Banget!

3. Tarif

Masih melansir dari Kompas.com, Eko mengaku meminta uang dari setiap pasangan pasutri sebesar Rp 750 ribu.

Eko juga pernah meminta uang sebesar Rp 500 ribu dari mangsa berbeda.

4. Sudah 4 Kali Gelar Pesta Seks

Sebelum tertangkap, Eko ternyata sudah berhasil menggelar pesta seks sebanyak 4 kali.

Pertama, Eko dan istrinya menggelar pesta di rumah kos pasangan sw*n**r-nya di daerah Juanda Sidoarjo pada awal 2017.

Kedua, pada September 2017, Eko kembali melakukan pesta seks di Jalan Diponegoro Surabaya dengan pasangan suami istri yang dikenal lewat Twitter.

Ketiga, pelaku mengajak 2 pasang suami istri berpesta di sebuah apartemen di Surabaya barat.

Keempat, pada akhir September 2018, Eko melakukan pesta seks t******me di sebuah hotel di Jalan Arjuno Surabaya. (*)

Artikel ini sudah tayang di Tribunjabar.com dengan judul : Fakta-fakta Mengejutkan Pesta Seks di Surabaya, Cara Pelaku Dapat Mangsa, hingga Tarif Layanan

---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video

Editor: teguh_prasetyo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved