Tribun Lampung Utara

Pemkab Lampura Tinjau Lokasi Terkena Angin Kencang

Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tinjau warga Desa Margorejo, Kecamatan Kotabumi Utara yang terkena hujan disertai angin kencang

Pemkab Lampura Tinjau Lokasi Terkena Angin Kencang
Tribunlampung/Anung
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tinjau warga Dusun Margorejo, Kecamatan Kotabumi Utara yang terkena hujan disertai angin kencang, Senin (22/10/2018) 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI UTARA - Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tinjau warga Dusun Margorejo, Kecamatan Kotabumi Utara yang terkena hujan disertai angin kencang, Senin (22/10/2018)

Plt Assisten II Pemkab Lampura Syahrizal Adhar mengatakan pihaknya bersama dengan OPD (organisasi perangkat daerah terkait) meninjau langsung tempat kejadian bencana untuk mengumpulkam informasi dalam upaya memberikan penanggulangan awal bagi mereka terdampak bencana alam itu.

Baca: Tak Hanya Rumah, Angin Kencang di Margorejo Juga Rusak Bangunan Masjid Hingga Los Pasar

"Pemkab Lampura tinjau lokasi yang terkena angin kencang, dengan Kepala BPBD, Disper PU dan lainnya. Guna memantau kondisi mereka yang terkena dampak korban bencana alam," kata dia.

Pihaknya saat ini masih melakukan pendataan terkait kerugian dialami korban, sehingga belum dapat memberikan bantuan awal.

"Kalau sekarang kita melakukan pendataan dulu mulai dari rumah warga sampai pasilitas umum. Dan apa saja yang dibutuhkan oleh warga disini. kemudian nanti kita berikan bantuan kebutuhan paling mendesak sekarang, "terangnya.

Baca: Puluhan Rumah di Dusun Margorejo Rusak Diterjang Angin Kencang

Kepala Desa Margorejo, Andi manambakan berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan setidaknya ada 141 rumah terdampak bencana hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi kemarin, Minggu (21/10/2018) sore.

Tidak hanya itu, beberapa fasilitas umum, seperti masjid, sekolah dan pasar juga rusak akibat bencana tersebut.

"Kami telah melakukan pendataan, rumah warga yang rusak ringan sebanyak 138 sedangkan rusak berat sebanyak 3 rumah, dan pasilitas umum mulai dari masjid, sekolahan sampai dengan los pasar kate. Dan saat ini yang paling dibutuhkan adalah makanan dan minuman," katanya.

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved