Tribun Lampung Selatan

50 Kepala Sekolah di Lamsel Hadiri Lokakarya Sanitasi Sekolah

Sebanyak 50 kepala sekolah di Lampung Selatan menghadiri lokakarya yang digelar Mitra Bentala bersama SNV Indonesia dan Pemkab Lamsel.

50 Kepala Sekolah di Lamsel Hadiri Lokakarya Sanitasi Sekolah
Ist
Lokakarya Sanitasi Sekolah 

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMSEL - Sebanyak 50 kepala sekolah di Lampung Selatan menghadiri lokakarya yang digelar Mitra Bentala bersama SNV Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Lokakarya Sanitasi Sekolah tersebut berlangsung di aula pertemuan Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Selasa 23 Oktober 2018. Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Thomas Amrico.

Baca: BREAKING NEWS - Rumah PNS Lampura Dibobol Maling, Masuk Kamar Gasak Barang-barang Ini

Dalam sambutannya, Thomas menyampaikan, pentingnya sanitasi yang baik di sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar dan mengajar yang kondusif.

"Fasilitas seperti toilet sehat, tempat sampah dan fasilitas cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir di setiap sekolah harus terpenuhi," ujar Thomas dalam siaran pers yang dikirimkan Mitra Bentala, Selasa 23 Oktober 2018 malam.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Lamsel Dedi Ahmad SW menambahkan, agar sanitasi sekolah menjadi perhatian. Ke depan, kata Dedi, jika membuat rencana kegiatan sekolah mencantumkan kegiatan untuk pemenuhan fasilitas sanitasi seperti toilet yang sehat.

"Jangan sampai saat belajar mengajar berlangsung, ada murid yang ingin buang air besar, sekolah tidak punya. Maka kondisi ini menjadi tidak nyaman bagi murid dan akibatnya menganggu konsentrasi untuk belajar," papar Dedi.

Direktur Eksekutif Mitra Bentala Mashabi mengungkapkan, sekolah yang mempunyai sanitasi baik, maka bisa dapat diindikatorkan sekolah tersebut sehat dan kondusif lingkungannya.

"Di Lampung Selatan, sanitasi sekolah masih jauh dari standar yang ditetapkan. Misalkan jumlah toilet tidak sebanding dengan jumlah siswa. Tempat sampah di sekolah masih minim," kata Mashabi.

Bahkan, terus Mashabi, di tingkat warga masih ada sekitar 32.000 kepala keluarga tidak memiliki jamban atau toilet yang sehat.

Diakhir lokakarya, dilakukan penandatangan lembar komitmen bersama oleh peserta untuk mewujudkan dan memenuhi fasilitas sanitasi sekolah yang baik. (*)

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved