Dianiaya Istri dan Pria Selingkuhannya hingga Diseret ke Kamar Mandi, Kanit Intelkam Polisi Kritis

Dianiaya Istri dan Pria Selingkuhannya hingga Diseret ke Kamar Mandi, Kanit Intelkam Polisi Kritis

Dianiaya Istri dan Pria Selingkuhannya hingga Diseret ke Kamar Mandi, Kanit Intelkam Polisi Kritis
Jhon Roy Purba/istimewa - Kedua pelaku saat diamankan polisi 

Dianiaya Istri dan Pria Selingkuhannya hingga Diseret ke Kamar Mandi, Kanit Intelkam Polisi Kritis

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kanit Intelkam Polsek Tanah Miring Polres Merauke, Aiptu Ramin terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran dianiaya istrinya berinisial S bersama selingkuhan sang istri berinisial B, Senin (22/10/2018) sekitar pukul 22.00 WIT.

Peristiwa penganiayaan yang dialami Aiptu Ramin terjadi di Jalan Raya Mandala Spadem, Belakang Kantor Organda Merauke, Kabupaten Merauke, Papua.

Baca: Pernikahan Batal Digelar, Calon Pengantin Pria Tewas Ditabrak Pikup yang Melaju Ugal-ugalan

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, kedua pelaku memang sudah merencanakan melakukan pembunuhan terhadap Aiptu Ramin lantaran takut perbuatan mereka diketahui korban.

Kamal menjelaskan, S istri korban dan B selingkuhannya, sejak tahun 2009 sudah melakukan hubungan asmara hingga berlanjut ke tahun 2016-2018.

Namun, selama ini mereka memiliki rasa takut untuk melanjutkan hubungan terlarang.

Kemudian, muncul pemikiran untuk menghabisi nyawa Aiptu Ramin pada tanggal 18 Oktober 2018 lalu.

"Akhirnya kemarin mereka melakukan percobaan pembunuhan itu di rumahnya sendiri di Gang Daud, Jalan Parako Merauke sekitar pukul 03.00 WIT saat korban tertidur."

"Istri korban berperan membuka pintu rumah dan selingkuhannya mengeksekusi dengan menggunakan palu seberat 3 kilogram," kata Kamal, Selasa (23/10/2018).

Baca: Anak Panggil-panggil dari Luar Rumah Tak Disahut, Tak Tahunya Ibu dan Adik Tewas Mengenaskan

Kemudian pada saat mengeksekusi, lanjut Kamal, pelaku B memukul korban yang sedang tertidur di ruang tamu depan TV sebanyak dua kali.

Halaman
12
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved