Tribun Bandar Lampung

Dari Rekonstruksi Kematian Eks Sopir Bupati Lampung Utara, Korban Dibuang ke Bypass Seusai Dianiaya

Ditkrimum Polda Lampung menggelar rekonstruksi kasus kematian mantan sopir Bupati Lampura.

Dari Rekonstruksi Kematian Eks Sopir Bupati Lampung Utara, Korban Dibuang ke Bypass Seusai Dianiaya
Tribun Lampung/Eka Achmad Solihin
Proses autopsi jenazah Yogi Andhika di TPU Umbul Senen, belakang SD Negeri 1 Perumahan Way Kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Kamis, 12 April 2018. 

Sementara dalam poin SP2HP tersebut, penyidik melimpahkan tersangka oknum TNI AD ke POM AD untuk dilakukan penyidikan.

Kuasa hukum Yogi, Rudi Hermanto, mengapresiasi kinerja Polda Lampung yang telah menetapkan tersangka.

Baca: Otopsi Rampung, Status Kasus Kematian Yogi Andhika Bisa Naik Ke Penyidikan

"Kita apresiasi langkah Polda Lampung yang cepat dan serius menindaklanjuti laporan kami. Kami meminta kasus ini diusut sampai tuntas," ujar Rudi.

Yogi, sopir Bupati Lampung Utara, diduga tewas dianiaya.

Dugaan tersebut merujuk pada laporan ibu korban pada 20 Maret 2018 dengan nomor laporan LP/237/III/Polda Lampung/SPKT Res Lam Ut.

Dalam laporan tersebut diungkapkan, peristiwa terjadi pada Juli 2017.

Saat itu Yogi pulang dengan tubuh penuh luka dan memar, bagian belakang kepala pecah, ada sundutan rokok di punggung, serta sempat muntah darah.

Pihak keluarga pun sempat membawa Yogi ke rumah sakit.

Yogi dirawat lima hari di RSUAM, lalu dibawa pulang karena keterbatasan biaya.

Makam Digali

Jenazah Yogi Andika (32) dimakamkan di TPU Umbul Senen, belakang SD Negeri 01 Perumahan Way Kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung.

Guna mengungkap misteri kematiannya, polisi menggali makam Yogi, Kamis, 12 April 2018.

Autopsi dilakukan guna mengungkap kematian Yogi. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved