Tribun Bandar Lampung

PDAM Way Rilau: Sudah 6,5 Tahun Tidak Sesuaikan Tarif Air

Kabag Keuangan PDAM Way Rilau Toton Sulistyono menyebut sudah 6,5 tahun PDAM tidak menyesuaikan tarif.

PDAM Way Rilau: Sudah 6,5 Tahun Tidak Sesuaikan Tarif Air
Tribun Lampung/Eka Ahmad Sholichin
Bunker PDAM Way Rilau, Bandar Lampung. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG EKA AHMAD SHOLICIN

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Bagian Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum Way Rilau, Bandar Lampung, Toton Sulistyono menyebut sudah 6,5 tahun PDAM tidak menaikkan tarif air.

Tarif air yang lama, jelas Toton, mengacu Peraturan Wali Kota Bandar Lampung Nomor 130 Tahun 2011. Dari perwali tersebut, tarif air berlaku mulai Februari 2012.

"Jadi, mungkin sudah 6,5 tahun baru kami melakukan penyesuaian tarif lagi," ujarnya, Kamis (1/11/2018).

Toton mengungkapkan, penaikan tarif air kali ini merujuk Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 71 Tahun 2016. Permendagri itu, jelas dia, mensyaratkan semua PDAM merancang tarif setiap tahun dan melaporkannya ke pemerintah daerah setempat.

"Pasal 25 Permendagri 71/2016 berbunyi, kepala daerah menetapkan tarif air minum paling lambat November setiap tahunnya. Artinya, setiap tahun, PDAM harus melakukan penghitungan dan melaporkan ke pemda, apakah tarif mau naik atau tidak, ataukah masih sesuai atau tidak," kata Toton.

Adapun proses penyesuaian tarif tersebut, beber Toton, mulai dari penghitungan secara internal PDAM. Kemudian, melaporkan hasil penghitungan ke Dewan Pengawas.

"Selanjutnya, Dewan Pengawas melapor ke pemda, apakah menyetujui perubahan (tarif) atau mungkin menunda," ujarnya.

Sejak permendagri itu terbit, Toton menjelaskan, pihaknya telah dua kali mengajukan usulan penyesuaian tarif air ke Pemkot Bandar Lampung. Pemkot, sambung dia, baru memberi sinyal bahwa PDAM boleh menaikkan tarif air pada tahun 2018.

"Makanya, tahun 2018 ini kami susun lagi dan ajukan. Tetap sama, menggunakan acuan permendagri itu," katanya. 

Halaman
12
Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: yoso
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved