Tribun Metro

Lifter Metro Eko Yuli Irawan Pecahkan Rekor Dunia, Ayah dan Ibu Nonton via Video Call

Hebatnya lagi, lifter kelahiran 24 Juli 1989 ini mampu memecahkan rekor dunia di kelas 61 kg.

Lifter Metro Eko Yuli Irawan Pecahkan Rekor Dunia, Ayah dan Ibu Nonton via Video Call
Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Saman dan Wastiah menunjukkan sebagian medali yang pernah diraih Eko Yuli Irawan. 

"Begitu juga adiknya yang di Kalimantan ngabarin sudah selesai, dan dapat juara satu," jelasnya.

Wastiah menambahkan, ia dan suami hanya bisa membantu Eko Yuli dengan doa.

"Kami juga puasa. Ya karena itu yang bisa kami lakukan. Selagi kami mampu, pasti kami lakukan," imbuhnya.

Baca: Lifter Asal Lampung Eko Yuli Persembahkan Emas di Asian Games 2018

Takdir Eko menjadi lifter berawal saat ia menyaksikan sekelompok orang berlatih angkat besi di sebuah klub di dekat rumahnya.

Di sela-sela aktivitasnya menggembalakan kambing, lama-kelamaan ia tertarik menjajal barbel. 

Ia harus melewati perjuangan dan pengorbanan panjang untuk menjadi atlet berkaliber dunia.

Bahkan, untuk mewujudkan cita-citanya ia harus rela tinggal jauh dari keluarga sejak kelas 5 SD.

Berlatih di Bogor di bawah arahan tangan dingin Yon Haryono dan Joni Firdaus, bakat juara terus ditunjukkannya.

Pengorbanan meninggalkan keluarga sejak usia dini terbayar lunas dan berbuah manis.

Pada kompetisi perdana tingkat junior tahun 2002 di Indramayu, ia langsung menyabet emas pada kelas 35 kilogram.

Prestasi demi prestasi pun akhirnya dicatatkan Eko selepas torehan medali perdananya di Indramayu.

Hingga terakhir menyabet emas Asian Games 2018. (*)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved