Tribun Bandar Lampung

BREAKING NEWS - BNNP Lampung: Pemusnahan BB Sabu Sebagai Syarat Permintaan JPU

Tagam Sinaga mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini sebagai syarat yang diminta Jaksa Penuntut Umum demi proses peradilan.

Tribunlampung/Hanif
BNNP Lampung musnahkan barang bukti narkotika jenis sabu 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinis (BNNP) Lampung Tagam Sinaga mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu ini dilakukan sebagai syarat yang diminta Jaksa Penuntut Umum demi proses peradilan.

"Pemusnahan ini sebagai persyaratan yang diminta JPU dan juga sebagai wadah untuk bersineergi antara penegak hukum dan pemerhati narkoba," ungkap Tagam, Selas 6 November 2018.

Baca: BREAKING NEWS - BNNP Lampung Musnahkan Barang Bukti 6 Kg Sabu

Masih kata dia, pemusnahan barang bukti ini adalah salah satu jaringan dari 12 jaringan yang sudah digagalkan oleh pihaknya.

"Barang bukti ini satu kasus dari 12 kasus yang sudah kami ungkap. Yang mana dari 12 kasus tersebut ada 31 tersangka yang kami tangkap, dan 8 meninggal karena tindakan tegas terukur serta satu orang stroke karena dijerat tindak pidana pencucian uang," bebernya.

Tagam menuturkan jika barang bukti yang dimusnahkan adalah kasus perkara pada bulan Juli lalu.

"Ini sabu yang dikirim dari aceh seberat 6 kilogram dan dikontrol dari dalam lapas Rajabasa," tandasnya.

Baca: Mengapa Premium Hilang dari Peredaran?

Kasus ini pernah diungkap pada bulan Juli lalu oleh BNNP, yang mana dijelaskan oleh Kepala BNNP Lampung Brigadir Jenderal Tagam Sinaga, sabu 6 kg itu diduga dikirim dari Aceh untuk diedarkan di Bandar Lampung.

Pengiriman, beber dia, dikendalikan seorang narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa.

"Ternyata, jaringan ini dikendalikan dari dalam Lapas Rajabasa oleh napi bernama Ahmad Arfan. Dia juga napi kasus narkoba, jebolan dari Aceh," ujarnya saat ekspose kasus di kantor BNNP, Kamis sore.

Halaman
12
Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved