Tribun Bandar Lampung

BREAKING NEWS - Masuk Daftar 6 Saksi, Nanang Ermanto Absen dari Persidangan Gilang Ramadhan

Pantauan Tribun Lampung, persidangan lanjutan Gilang Ramadhan hanya dihadiri tiga saksi.

BREAKING NEWS - Masuk Daftar 6 Saksi, Nanang Ermanto Absen dari Persidangan Gilang Ramadhan
Tribunlampung/Hanif
Sidang Lanjutan Gilang Ramadhan hanya dihadiri 3 saksi. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Enam saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan lanjutan Gilang Ramadhan Direktur PT Prabu Sungai Andalas di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu 7 November 2018, mangkir tiga saksi.

Pantauan Tribun Lampung, persidangan lanjutan Gilang Ramadhan hanya dihadiri tiga saksi yakni Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosadi, Advokad Senior Lampung Sofian Sitepu dan Munzir Staf Keuangan PTK Administarasi Dinas PUPR Lampung Selatan.

Baca: BREAKING NEWS - JPU Hadirkan 6 Saksi di Sidang Lanjutan Gilang Ramadhan

Sedangkan Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto dan dua pegawai CV 9 Naga absen dari sidang.

Ketua Majelis hakim Mien Trisnawaty pun membuka persidangan dengan tiga saksi.

Sebelumnya beritakan, Gilang Ramadhan bos dari CV 9 Naga yang terciduk dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hari ini, Kamis 11 Oktober 2018, menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang.

Persidangan tindak pidana korupsi, yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Mien Trisnawaty diagendakan dengan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Subari Kurniawan.

Dalam persidangan ini, Gilang Ramadhan yang didampingi oleh Penasehat Hukum (PH) Luhut Simanjutak didakwa telah melakukan gratifakasi untuk mendapatkan 15 paket proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan dengan total Rp 1,4 miliar.

Adapun pasal yang disangkakan kepada terdakwa Gilang, yakni pasal 5 ayat (1) dan Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved